Konsumsi dan Mengedarkan Ganja, Karyawan JNE Diciduk Polisi

02 July 2019 19:14
Konsumsi dan Mengedarkan Ganja, Karyawan JNE Diciduk Polisi

POSMAKASSAR.COM– Zulfikar M Nur (28), karyawan perusahaan Jasa Pengiriman JNE yang berkantor di Komplek BTP Tamalanrea, Kota Makassar, ditangkap tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar lantaran diduga hendak mengedarkan narkotika jenis ganja.

Zulfikar diciduk di depan kantor gabungan dinas, Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, beberapa waktu lalu.

“Yang bersangkutan terduga pelaku merupakan salah satu karyawan jasa pengiriman JNE. Jadi yang bersangkutan ini membongkar kiriman barang dari Medan. Terus mendapatkan narkotika di dalamnya, bukannya melaporkan ke kepolisian, malah mengedarkan dan menjual barang ini,” papar Kasat Res Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat merilis pengungkapan kasus di kantornya, Senin (01/07/2019) kemarin.

Diari menjelaskan, pelaku dibekuk setelah upayanya mengedarkan paketan ganja itu terendus pihaknya. Bahkan barang kiriman yang berisi satu paket ganja tersebut dibagi jadi dua bagian.

Zulfikar diduga tak sengaja mendapat ganja di salah satu paket kiriman di tempat kerjanya yang berada di wilayah Bumi Tamalanrea, Makassar.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika mengatakan, paket ganja ini didapatkan Zulfikar saat dia membongkar kiriman barang dari Medan. Paket kiriman ganja yang didapat Zulfikar itu berisi sepuluh paket.

Zulfikar kemudian membungkus menjadi dua bagian, dengan masing-masing di dalamnya terdapat lima paket.

“Bukannya melaporkan ke Kepolisian, malah mengedarkan dan menjual barang ini,” kata Diari, Selasa (2/7/2019).

Menurut Diari, Zulfikar nekat menjual ganja tersebut karena sedang membutuhkan uang. Zulfikar mengaku paket narkoba dari Medan itu ditujukan kepada seseorang berinial N yang berada di kota Makassar.

Zulfikar mengaku membongkar paket tersebut hanya karena penasaran dengan isi di dalamnya.

Saya penasaran karena lain bungkusannya, jadi saya buka. Setelah saya bongkar, baru saya pakai, ada teman yang ajarin,” kata Zulfikar.

Zulfikar mengatakan bahwa sudah ada 4 paket ganja yang ia jual kepada temannya dengan harga Rp 500.000. Sementara 1 paket lainnya dikonsumsi sendiri dengan melinting dan dihisap seperti rokok.

“Saya pakai kalau mau tidur saja pak. Murni tidak saya campur pak. Iya gulung sendiri, gulungan kecil,” ungkapnya.

Zulfikar kini mendekam di sel tahanan Polrestabes Makassar. Sementara, polisi masih melakukan pengusutan terkait asal usul ganja yang diduga berasal dari jaringan di Medan, Sumatera Utara. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya