Tonjok Polisi Lalu Lintas, Mudassir Digebuk Warga

05 July 2019 17:22
Tonjok Polisi Lalu Lintas, Mudassir Digebuk Warga

POSMAKASSAR.COM – Seorang pengendara sepeda motor, Mudassir (24), bersitegang dengan seorang petugas Satuan Lalulintas Polsek Biringkanaya, dipertigaan antara Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Parumpa, Daya, Kota Makassar, Jumat (5/7/2019).

Pengendara sepeda motor yang melanggar lalu lintas itu, kemudian nekat menonjok anggota Polri yang bertugas di unit Lalulintas Polsek Biringkanaya.

Pria berbadan tambun dan berambut cepak itu kemudian diketahui sebagai warga Perumahan Mangga Tiga, Jalan Harum Manis, Kelurahan Paccerakkang, Kota Makassar. Sementara, anggota Polri yang mendapatkan perlakuan kasar tersebut bernama Aiptu Sabar.

Peristiwa ini bermula ketika pengendara 
sepeda motor tersebut melintas di Jalan Parumpa – Daya dengan melawan arus lalulintas. Tiba-tiba, dari arah depan juga melintas kendaraan roda empat merek Toyota Agya. Karena melawan arus, Mudassir langsung menabrak mobil Agya tersebut, hingga kemudian terjadi adu mulut antara Mudassir dan pengemudi mobil Agya itu.

Saat bersamaan, polisi yang sedang bertugas mengatur lalulintas di lokasi kejadian langsung menghampiri keduanya yang tengah adu mulut, dengan maksud untuk memberikan penjelasan kepada Mudassir. 

Namun, karena tak terima ditegur dan merasa dirinya benar, Mudassir pun melawan petugas lalulintas itu dengan cara membentak hingga memukulnya dengan menggunakan kepalan tangannya.

“Pengendara ini kemudian menonjok muka aparat yang bertugas. Beruntung, banyak warga di lokasi kejadian, sehingga mereka bisa melerai kejadian itu,” ucap Kapolsek Biringkanaya, Kompol H Ashari kepada awak media, Jumat (5/7/2019).

Seketika itu pula, kata Ashari, Aiptu Sabar langsung terjatuh karena ditarik oleh Mudassir. Beruntung, salah satu anggota lalulintas lainnya yang juga berada di lokasi kejadian langsung melerai dan menolong Aiptu Sabar.

Warga sekitar dan beberapa tukang ojek online yang geram melihat aksi sok jagoan Mudassir itu, langsung emosi dan menggebuk Mudassir. Sementara warga lainnya berupaya menenangkan suasana dan berhasil mengamakan Mudassir, lalu membawanya ke Mapolsek Biringkanaya.

“Saat berada di Polsek, Mudassir mengakui dan menyesali perbuatannya. Dia meminta maaf kepada Pak Sabar dan warga sekitar. Kasus ini telah didamaikan mengingat Pak Sabar rendah hati dan memaafkan pelaku,” ungkap Ashari.

Menurutnya, Mudassir merupakan warga sipil yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta. Bukan anggota TNI yang sempat dikabarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Mudassir bukan anggota TNI, namun pekerjaan sehari-harinya adalah wiraswasta,” tegasnya.

Aksi tak terpuji pengendara sepeda motor ini pun sempat diabadikan oleh warga sekitar di lokasi kejadian, dengan merekamnya dalam bentuk video. Video berdurasi 1 menit 35 detik itupun lalu viral di media sosial (Medsos), khususnya disejumlah halaman group umum di Facebook.

Netizen pun mulai mengisi kolom komentar dengan berbagai komentar yang menganggap Mudassir sok jagoan tapi menangis saat dibawa ke kantor polisi. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya