Diduga jadi Kampung Narkoba, Polisi Gabungan Gerebek Pemukiman di Kelurahan Bontorannu

14 July 2019 18:36
Diduga jadi Kampung Narkoba, Polisi Gabungan Gerebek Pemukiman di Kelurahan Bontorannu

POSMAKASSAR.COM – Jajaran Polrestabes Makassar kembali menemukan sebuah perkampungan kumuh yang diduga menjadi kampung Narkoba.

Selain di kawasan Sapiria, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kini polisi mengungkap jaringan Narkoba baru di pemukiman padat penduduk, tepatnya di ujung Jalan Dahlia, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan, kampung Bontorannu tersebut kini marak terjadi penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.

Karena tingkat kejahatan Narkoba yang cukup tinggi di kawasan yang ditengahi dengan kanal Bontorannu ini, sehingga kampung tersebut dicap sebagai kampung Narkoba baru di Kota Makassar.

“Iya (kampung narkoba), di kampung ini adalah salah satu lokasi baru yang rawan terjadinya penyalahgunaan maupun peredaran Narkoba di Kota Makassar,” ucap Diari Astetika kepada awak media di lokasi, Minggu (14/7/2019), dini hari.

Makin maraknya peredaran maupun penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di lokasi tersebut, sehingga polisi gabungan dengan senjata lengkap dari Satuan Narkoba, Satuan Reskrim, Satuan Intelkam dan Satuan Sabhara Polrestabes Makassar langsung mengepung kampung Bontorannu pada malam hari.

“Kita lakukan razia di tempat ini, karena banyaknya informasi kami terima bahwa marak peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba,” ungkap Diari.

Dalam penggerebekan itu, aksi kejar-kejaran pun terjadi antara aparat dengan beberapa warga yang berada di Kampung Bontorannu.

Warga yang melihat kedatangan aparat gabungan, tiba-tiba berhamburan danĀ berlari. Curiga dengan warga yang kabur itu, polisi gabungan dengan sigap pun melakukan pengejaran hingga ke lorong-lorong yang sempit.

Hasilnya, setelah melakukan pengejaran dan pemeriksaan di sejumlah rumah, petugas gabungan berhasil menemukan tiga orang didalam kamar rumah yang diduga sedang pesta sabu.

“Di lokasi ini kita temukan satu sachet sabu dan beberapa sachet kosong sisa sabu, yang diduga telah dikonsumsi para pelaku,” tambah Diari.

Tak sampai disitu, beberapa petugas lainnya juga terus melakukan penyisiran di kawasan permukiman tersebut, dan kembali berhasil meringkus dua orang warga dengan dengan barang bukti berupa alat hisap sabu atau bong.

“Jumlah pelaku yang diamankan keseluruhan, ada lima orang serta barang bukti berupa satu sachet sabu, plastik kemasan dan alat pakai sabu (bong),” lanjut Diari.

Untuk kelima warga yang diamankan, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lebih jauh, termasuk akan diadakan pemeriksaan urine pada laboratorium. Selain itu, petugas juga dikabarkan akan melakukan pendalaman asal-usul barang haram yang berhasil disita tersebut (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya