Penjaga Pasien RS Wahidin Melahirkan, Mayat Bayinya Disembunyikan di Kantong Plastik

17 July 2019 19:40
Penjaga Pasien RS Wahidin Melahirkan, Mayat Bayinya Disembunyikan di Kantong Plastik

POSMAKASSAR.COM – Sosok mayat bayi ditemukan oleh seorang perawat Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rabu (17/7/2019) siang.

Bayi yang sudah dalam kondisi membiru itu, ditemukan di dalam kantong plastik yang berisi pakaian.

Penemuan mayat bayi oleh perawat tersebut kemudian membuat pengunjung di rumah sakit rujukan itu geger.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bakhtiar yang dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Syamsul memaparkan, bayi malang itu diduga dilahirkan oleh seorang penjaga pasien bernama Bertha Ingelin Pongawa (36), warga Jalan Lingkungan, Kecamatan Sario, Sulteng.

Kejadiannya bermula saat seorang perawat mencium bau busuk di salah satu ruang perawatan pasien yang dijaga oleh Bertha Ingelin.

Saat perawat itu bertugas, kata Syamsul Bakhtiar, Bertha terlihat berbaring di lantai beralaskan tikar dengan wajah tampak memucat dan lemas.

Ia (Bertha) pun disarankan ke IGD untuk menjalani perawatan, namun ditolak. Bahkan, seorang dokter pun ikut membujuk Bertha agar mau menjalani perawatan, tetapi juga ditolak.

Berselang beberapa jam kemudian, sang perawat yang mencium bau busuk dari badan Bertha pun curiga, dan memutuskan kembali ke ruang perawatan, tempat Bertha menjaga pasien.

Saat tiba di ruang pasien itu, sang perawat mendapati ceceran darah di lantai. Bertha pun akhirnya dibawa ke IGD untuk menjalani perawatan.

“Jadi, sekitar jam 10.00 Wita, saat kembali keruangan tersebut, saksi (perawat) melihat darah berceceran di lantai dan saksi segera memanggil perawat yang jaga,” katanya.

Mengetahui kondisi Bertha yang mengalami pendarahan, perawat tersebut kemudian memberikan oksigen dan mengevakuasi Bertha ke IGD.

Hasil pemeriksaan awal di IGD, lanjut Syamsul Bakhtiar, penjaga pasien (Bertha) asal Sulawesi Tengah itu, diketahui baru saja melahirkan.

Perawat pun dikerahkan untuk mencari bayi yang dilahirkan Bertha di toilet, namun tidak ditemukan.

Sang perawat lalu memeriksa barang bawaan pasien di ruang perawatan tempat Bertha menjaga pasien.

Hasilnya, sang perawat menemukan bayi tersebut dalam kantong plastik berisi pakaian. Namun, kondisinya sudah membiru.

“Bertha untuk sementara ini masih dirawat di kamar kebidanan lontara 4 RS Wahidin dan sementara dibantu dengan oksigen,” ujarnya.

Sementara, mayat bayi malang tersebut telah dievakuasi ke RS Bhayangkara. Sementara lokasi penemuan bayi itu, juga telah dipasangi garis polisi. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya