Ketua LPM Kelurahan se Kota Makassar Akan Hadiri PIPDKN di Jakarta

08 August 2019 13:53
Ketua LPM Kelurahan se Kota Makassar Akan Hadiri PIPDKN di Jakarta

POSMAKASSAR.COM – Para ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan se Kota Makassar akan menghadiri Pekan Inovasi Pembangunan Desa dan Kelurahan tingkat Nasional (PIPDKN) di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, pada 17-19 Agustus 2019.

Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Makassar, Iskandar Lewa mengatakan, kehadiran LPM Kota Makassar pada kegiatan tersebut, selain untuk menjalankan program kerja BPM Kota Makassar, juga dalam rangka memenuhi undangan Mendagri dalam pembukaan PIPDKN 2019.

“Para Ketua LPM dari 153 kelurahan itu nantinya akan berangkat pada Sabtu 17 Agustus 2019, terbagi menjadi 3 kelompok penerbangan, dengan kelompok pertama akan berangkat pada pukul 13.45 Wita, setelah pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke 74,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi LPM Kota Makassar, Haeruddin Hafid mengatakan, kegiatan serupa pernah digelar pada tahun 2018 di Bali, dimana para Ketua LPM kelurahan se Kota Makassar juga turut hadiri pada pembukaan PIPDKN .

“Jika berjalan sesuai rencana, ini menjadi tahun kedua ketua LPM se Kota Makassar menghadiri pembukaan PIPDKN, karena tahun 2018 lalu di Bali, Ketua LPM se kota Makassar juga turut hadir dalam kegiatan yang dibuka langsung Presiden Jokowi itu,” jelas Haeruddin.

Secara terpisah, Ketua FKLPM Kecamatan Manggala, Andi Pasamangi Wawo yang dimintai tanggapannya, menerangkan bahwa keikutsertaan Ketua LPM se Kota Makassar dalam moment nasional seperti PIPDKN merupakan suatu kehormatan karena tidak semua Ketua LPM dari kabupaten/kota lainnya memiliki kesempatan yang sama.

“Terkait jadwal yang bertabrakan dengan peringatan HUT Kemerdekaan, menurut kami tidak menjadi masalah, karena organisasi yang sehat salah satunya adalah ketika proses pendelegasian bisa berjalan dengan baik,” tegas Pasamangi.

Lebih lanjut wartawan senior ini mengatakan bahwa kegiatan pekan inovasi itu dilaksanakan, tak lain sebagai wujud nyata dan komitmen pemerintah pusat dalam upaya mempercepat kemajuan desa dan kelurahan. Untuk itu, kata Pasamangi, para peserta atau utusan bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dan melihat beragam kegiatan yang dilaksanakan, terutama keberadaan stand-stand pameran yang disajikan oleh provinsi maupun kabupaten/kota lain.

“Pada kegiatan tersebut, tentu kita bisa belajar banyak dari apa yang dipamerkan oleh provinsi, kabupaten atau kota lain. Namun, itu juga tergantung niat masing-masing, mau belajar dengan menggali apa yang kita lihat atau sekedar mau jalan-jalan,” pungkas Andi Pasamangi Wawo. (APSM)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya