Keluarga Minta RTQ Direhabilitasi, Polisi Pastikan Tak Ada Rekomendasi

22 August 2019 12:23
Keluarga Minta RTQ Direhabilitasi, Polisi Pastikan Tak Ada Rekomendasi

POSMAKASSAR.COM – Keluarga Caleg DPRD Makassar terpilih Rachmat Taqwa Quraisy (RTQ) yang ditetapkan tersangka kasus narkoba, berharap agar anaknya bisa direhabilitasi.

Hal tersebut disampaikan Baco Ahmad yang tak lain adalah ayah dari Rachmat Taqwa Quraisy, saat Jumpa Pers di Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah, Rabu (21/8/2019) kemarin.

Mantan kapten PSM Makassar itu juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kota Makassar. Rachmat Taqwa Quraisy adalah anak bungsu dari 12 bersaudara.

Di depan awak media, Baco Ahmad menangis karena merasa dizolimi dengan beredarnya kabar tentang anaknya yang disebut sebagai pengedar narkoba. “Itu hoax jangan dipercaya,” ucapnya sambil menangis.

Baco sangat menyayangkan isu miring yang beredar tentang anaknya disebut seorang bandar sabu. Sebagai orang tua, ia mengaku sangat terpukul dengan kabar hoax itu.

“Anak saya hanya korban pergaulan dan tidak mungkin dia seorang bandar narkoba, saya sangat yakin pada anak saya. Merokok saja tidak, dan dia adalah seorang pengacara, tidak mungkin anak saya melakukan itu,” katanya.

Sebelumnya, Rachmat Taqwa ditangkap di kediaman pribadinya, Selasa (20/8/2019), dini hari  sekitar pukul 00.30 Wita, dengan barang bukti 2 sachet sabu, dan alat isap. Polisi juga menemukan 2 linting ganja sintetis.

Seperti diketahui, Rachmat Taqwa ikut berlaga di Pileg 2019 Dapil II Kota Makassar, yang meliputi Kepulauan Sangkarrang, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Kecamatan Bontoala.

Nama Rachmat masuk 50 caleg terpilih yang bakal dilantik untuk duduk di kursi wakil rakyat pada 9 September mendatang.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengatakan, RTQ sebagai Caleg terpilih DPRD Kota Makassar dari partai PPP ini, ternyata sudah lama menjadi target polisi terkait kasus narkoba.

Menurut Dicky, polisi pastikan tidak akan memberikan rekomendasi rehabilitasi terhadap pelaku.

“Terus terang Rachmat Taqwa ini sudah lama kita incar. Bukan sehari-dua hari. Sudah lama kita incar,” kata Dicky Sondani, Rabu (21/8/2019).

Dicky mengatakan, polisi hanya menunggu waktu yang tepat untuk menangkap RTQ. Sebab, polisi ingin membekuk dia bersama barang bukti.

“Kalau nangkap dia saja tidak ada barang bukti tidak cukup kuat. Tangkap dan tes urine positif juga itu masih kurang, harus ada barang buktinya. Maka kita akan dalami peran Rachmat Taqwa ini, lagian dia diincar sudah lama. Dia sudah di TO (target operasi),” tegasnya.

Berdasarkan catatan kepolisian, Rachmat Taqwa adalah pengacara bandar narkoba bernama Kijang. Pada putusan Mahkamah Agung (MA) lalu, Kijang divonis bebas dan kini tetap menjadi buron BNN.

“Dia ini juga pengacara Kijang sampai ke MA,” sebutnya.

Karena itu, ditegaskan Dicky, polisi tidak akan memberikan rekomendasi rehabilitasi terhadap Rachmat Taqwa.

“Tidak ada rehabilitasi, jelas kok barang buktinya ada,” ujarnya.

Dari pemeriksaan sementara, Rachmat mengaku sudah 6 bulan menggunakan narkoba. Hasil tes urine juga menunjukkan Rachmat positif mengonsumsi narkoba. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya