Penyidik Tetapkan Seorang Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal Latih Disdik Sulsel

28 August 2019 02:32
Penyidik Tetapkan Seorang Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal Latih Disdik Sulsel

POSMAKASSAR.COM – Penyidik unit tindak pidana korupsi (Tipikor) Polrestabes Makassar akhirnya menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal latih milik Disdik Pemprov Sulsel.

Tersangka dimaksud adalah Ruslim, mantan Kepala Bidang SMK, Dinas Pendidikan (Diskdik) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengungkapkan, Ruslim ditetapkan sebagai tersangka atas perannya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada pengadaan 8 unit kapal latih dengan anggaran berasal dari Dana Alokasi Anggaran (DAK) APBD 2018 sebesar Rp34 miliar.

“Dia ditetapkan sebagai tersangka dari hasil gelar perkara sementara. Yang bersangkutan masih kita periksa intensif,” ungkap Indratmoko, Selasa (27/08/2019).

Penyidikan kasus ini, katanya, akan terus digenjot penyidik unit Tipikor Polrestabes Makassar sambil menunggu hasil audit kerugian negara dari BPKP Sulsel.

“Hasil auditnya belum keluar, itu yang kami tunggu-tunggu juga dari BPKP. Sudah dua bulan belum keluar hasilnya,” jelas Indratmoko.

Menurutnya, meski telah menetapkan satu orang tersangka, namun penyidik akan terus menggali keterlibatan pihak lain. Mantan Kadisdik Pemprov Sulsel, Irman Yasin Limpo sendiri juga telah diperiksa meski masih berstatus saksi.

“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru, kita tunggu saja,” tandas Perwira Polisi dua bunga ini.

Diketahui, kapal yang dibuat di Desa Tanah Beru, Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba tersebut telah digunakan oleh SMK yang memiliki jurusan perkapalan, nautika, dan perikanan, diantaranya SMK Negeri 2 Bantaeng, SMK Negeri 3 Selayar, SMK Negeri 1 Takalar, SMK Negeri 3 Bulukumba, SMK Negeri 7 Bulukumba, SMK 9 Makassar, SMK 3 Jeneponto, dan SMK 7 Pinrang.

Kapal tersebut memiliki spesifikasi yang mumpuni diantaranya ruang kemudi beserta fish finder, GPS, radar, kompas, hingga kamar nakhoda. Kapal ini juga memiliki ruangan tidur siswa berkapasitas sepuluh orang.

Kemudian, di lambung kapal juga telah disiapkan cold storage berkapasitas 15 ton ikan. Lalu tiga mesin, dengan mesin utama berkekuatan 6 selinder yang membuatnya mampu melaju dengan kecepatan 2 knot. Juga telah disiapkan tiga jenis alat tangkap ikan untuk melatih keterampilan siswa, seperti pukat cincin, long line, dam gillnet.

Untuk keamanan, kapal latih tersebut juga dilengkapi 25 pelampung dan tabung keselamatan yang dapat digunakan saat darurat. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya