Polisi Lakukan olah TKP di TPA Antang

19 September 2019 12:44
Polisi Lakukan olah TKP di TPA Antang

POSMAKASSAR.COM – Satreskrim Polrestabes Makassar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Antang, Kota Makassar. Mereka menyelidiki penyebab terbakarnya TPA Antang.

Kedatangan Tim Satreskrim Polrestabes Makassar ke TPA Antang, Rabu (18/9/2019) kemarin, dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko.

Dari pantauan awak media, tim ini mendatangi blok A dan B di TPA Antang. Kedua blok ini disebut menjadi titik awal kemunculan api hingga kebakaran meluas.

“Di sini blok A1, yang sampingnya A2, dan terus B,” kata seorang pengelola TPA Antang kepada polisi, menjelaskan titik awal kemunculan api di lokasi tersebut.

Dalam olah TKP tersebut, tim Inafis Polrestabes Makassar turut serta dalam rombongan mengidentifikasi penyebab kebakaran.

Setelah olah TKP, polisi juga dikabarkan akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengelola TPA Antang. Pengelola sebelumnya sudah dimintai keterangan tapi sebatas klarifikasi.

“Kita akan memeriksa lagi pengelolanya, terkait dengan langkah-langkah pencegahan, penanganan bencana seperti ini,” kata Indratmoko.

“Saksi yang kita periksa kemarin masih bersifat permintaan keterangan, nah setelah (olah TKP) ini kita lakukan pemeriksaan lagi, mendalami penyebab kebakaran,” tambahnya.

Olah TKP ini berlangsung cukup lama. Di lokasi kebakaran, polisi juga mendengarkan keterangan pihak pengelola soal kronologi kejadian.

Seperti diketahui, kebakaran di TPA Antang terjadi pada Minggu (15/9/2019) lalu, sekitar pukul 13.30 Wita.

Setelah tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar tiba di lokasi, api baru bisa diatasi belasan jam kemudian.

Meski sudah dipadamkan, titik api dikabarkan kerap muncul dan dengan mudah menyebar karena api yang masih menyala diduga tertimbun dalam tumpukan sampah, hingga sewaktu-waktu bisa membesar ke permukaan.

Secara terpisah, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar yang dikonfirmasi mengatakan, penyebab kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar yang terjadi pada Minggu (15/9/2019) lalu itu, diduga kuat akibat ledakan atau semburan gas metan karena cuaca panas.

Seperti kejadian dibeberapa TPA daerah lain, semisal TPA Suwung Denpasar Selatan atau TPA Heuleut Kabupaten Majalengka beberapa waktu lalu, faktor cuaca panas diketahui menjadi menyebab timbulnya ledakan gas metan, sehingga bisa memicu terjadinya kebakaran pada tumpukan-tumpukan sampah di TPA.

“Kalau penyebab utamanya memang belum bisa dipastikan. Tetapi pada musim kemarau seperti sekarang kan cuacanya panas. Dan, sampah itu ada gas metannya yang bisa menyebabkan semburan. Jadi, sedikit saja kena sinar matahari atau panas, seperti kaca kena cahaya ada kertas dekatnya bisa langsung terbakar,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kadis DLH Kota Makassar, Iskandar, Kamis (19/9/2019).

Menurutnya, kebakaran di TPA Antang tidak dapat diprediksi. TPA Antang sendiri, kata dia, memiliki luas sekitar 19 hektar dan berisi jutaan kubik sampah.

“Luasnya TPA Antang ini sekitar 19 hektar. Kalau total sampahnya kemungkinan sudah jutaan kubik karena sudah operasi sejak 1993,” katanya.

Dia menyebutkan seharusnya masyarakat sudah dapat melakukan pemilahan jenis sampah untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di TPA Antang. Dia pun mengingatkan keberadaan bank sampah yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Masyarakat harusnya pilah karena masih ada sampah yang dibuang itu masih punya nilai. Kan juga ada bank sampah jadi ada nilai rupiahnya,” kata Iskandar. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya