Dijebloskan ke Rutan, Tersangka Pemalsu Dokumen Lahan PT Telkom dan Hotel Claro Segera Disidang

20 September 2019 23:04
Dijebloskan ke Rutan, Tersangka Pemalsu Dokumen Lahan PT Telkom dan Hotel Claro Segera Disidang

POSMAKASSAR.COM- Muhammad Syarief Karaeng Naba yang semula menggugat lahan PT Telkom dan Hotel Claro akhirnya dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar, Rabu (18/9/2019) lalu.

Kasus tersangka pemalsuan dokumen tanah ini, juga dikabarkan akan segera disidang di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, setelah berkas perkaranya dilimpahkan dari penyidik Bareskrim Polri ke pihak Kejaksaan Negeri Makassar.

Kepala seksi (Kasi) Barang Bukti Kejaksaan Negeri Makassar, Tabrani yang dikonfirmasi awak media benarkan hal itu. Menurutnya berkas perkara tersangka kini sudah P21.

“Memang betul, berkas sudah dilimpahkan kemarin,” katanya, Jumat (20/9/2019) sore.

Terdangka Karaeng Naba, ditersangkakan setelah diduga memalsukan dokumen tanah diatas lahan milik PT Telkom dan Hotel Claro, di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar.

Bahkan, Karaeng Naba yang sebelumnya mengklaim mempunyai dokumen asli dan mengaku sebagai ahli waris, kini ditahan di Rutan.

“Setelah berkasnya dilimpahkan, tersangka juga langsung ditahan selama 20 hari di Rutan Makassar,” jelas Jaksa Tabrani.

Selama Naba ditahan di Rutan dan sebelum ia disidang di PN Makassar, lanjutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga sementara menyusun dakwaan.

Sebelumnya, Penyidik Subdit II Direktorat Tipidum Bareskrim Polri menyebut, Muhammad Syarief Karaeng Naba resmi tersangka pada 21 Mei 2019.

Penetapan tersebut berdasrkan Laporan Polisi (LP) dengan nomor : LP / B / 1494 / XI / 2018 / Bareskrim, 21 Mei 2019 lalu.

“Ya, soal tersangka pemalsuan dokumen itu sudah dilimpahkan ke Kejari Makassar,” ungkap penyidik, Kompol Amran Allobaji.

Selama kasus ini berproses di Bareskrim Mabes Polri, tim penyidik telah memeriksa sepuluh saksi berkaitan dengan kasus tersebut.

“Sejak proses penyidikan, sudah ada 10 saksi yang diperiksa. Tersangka juga mengakui telah memakai dokumen palsu,” jelasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya