Dua Wartawan Korban Pemukulan Oknum Kepolisian Lapor ke Propam Polda Sulsel

26 September 2019 16:06
Dua Wartawan Korban Pemukulan Oknum Kepolisian Lapor ke Propam Polda Sulsel

POSMAKASSAR.COM – Dua wartawan korban pemukulan aparat kepolisian di Makassar, melapor secara pidana dan pelanggaran etik ke Propam Polda Sulsel, Kamis (26/9/2019).

Keduanya diketahui wartawan Antara, Muhammad Darwin Fatir dan wartawan Makassar Today, Ishak Pasabuan.

Saat melapor di SPKT Polda Sulsel, kedua korban didampingi tim advokasi LBH Pers sekitar pukul 11.00 Wita.

“Secara umum, hari ini ada dua laporan. Yang pertama, kita laporkan adalah tindak pidana hukum dengan pasal yang disangkakan yakni Pasal 170, kemudian Pasal 351 KUHP. Terus yang kedua adalah terkait dengan Propam. Kenapa kemudian ke Propam, karena yang terlibat (pemukulan) ini adalah aparat kepolisian. Jadi pelaku di lapangan yang melakukan kekerasan bukan warga, tapi polisi,” kata Abdul Kadir Wokanubun, selaku tim advokasi LBH Pers.

Seperti diketahui, tiga jurnalis di Makassar, Sulawesi Selatan mengalami kekerasan oleh aparat kepolisian saat meliput demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (24/9/2019) petang.

Ketiga jurnalis itu, yakni Muhammad Darwin Fathir jurnalis Antara, Saiful jurnalis Inikata.com (Sultra), dan Ishak Pasabuan jurnalis Makassar Today.

Meski demikian, dari tiga jurnalis tersebut, hanya dua diantaranya yang resmi melaporkan secara pidana dan pelanggaran etik ke Propam Polda Sulsel hari ini. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya