Nurdin Abdullah Sambut Pengungsi Wamena di Lanud Hasanuddin

02 October 2019 18:11
Nurdin Abdullah Sambut Pengungsi Wamena di Lanud Hasanuddin

POSMAKASSAR.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah menyambut sekitar 170 orang pengungsi yang menjadi korban kerusuhan Wamena-Papua, Rabu (2/10/2019) sekitar pukul 13.15 Wita, di Lanud Hasanuddin, Maros.

Para pengungsi tersebut tiba di Lanud Hasanuddin menggunakan Hercules. Nurdin pun terlihat langsung menuju pesawat untuk menemui para pengungsi.

“Alhamdulillah sudah tiba kembali di Makassar, jadi tahap pertama kita akan berkumpul di Asrama Haji,” kata Nurdin kepada pengungsi yang baru turun dari pesawat.

Nurdin mengungkapkan pihaknya akan mengatur segala kebutuhan pengungsi selama berada di Asrama Haji.

“Kalau nanti ada keluarga mau jemput kita arahkan ke Asrama Haji. Nanti selanjutnya kita atur semuanya,” imbuhnya.

Para pengungsi kemudian diarahkan ke tenda yang berada di Lanud Hasanuddin untuk diperiksa kesehatannya dan diberi makan siang.

Menurut Nurdin Abdullah, pihaknya berjanji akan membantu rekonstruksi rumah warga Sulsel di Wamena yang menjadi korban kerusuhan.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan hadir dan membantu mereka. Kemarin kita sudah berikan bantuan sementara Rp 1 miliar, nanti juga dilihat, kalau ada yang mau rekonstruksi kembali. Tapi, kita harus pastikan dulu keamanan terjamin,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Papua untuk mendata korban dari Sulsel.

Nurdin juga memastikan akan mengurus korban pengungsi yang tidak ingin kembali ke Wamena. Menurutnya, ada sejumlah pengungsi yang trauma kembali ke Wamena.

“Ya, ada juga yang sudah tidak mau balik lagi, trauma, dia bilang sekeluarga sudah putuskan untuk tidak kembali lagi. Jadi, memang ada yang seperti itu. Padahal mereka sudah turun temurun di sana, ya tentunya hubungan keakraban kekeluargaan itu terjalin semuanya,” paparnya.

Menurut Nurdin, untuk sementara waktu para pengungsi dari Wamena akan ditampung di Asrama Haji hingga kondisinya stabil. Sulsel sebagai pintu masuk Indonesia Timur siap menampung pengungsi Wamena yang singgah di Sulsel.

“Kita tampung semua, kita punya pengalaman waktu gempa di Sulawesi Tengah, di Palu, 15.000 pengungsi kita tangani dengan baik termasuk kesiapan rumah sakit, Asrama Haji. Jadi saya kira di sana tidak ada masalah. Kita tidak membeda-bedakan orang Sulsel atau bukan,” imbuhnya.

Berdasarkan data dari Penerangan Angkatan Udara Hasanuddin, ratusan pengungsi ini terdiri atas 139 dewasa dan 31 anak anak.

Ada sekitar 50 orang pengungsi tujuan Sulsel dan sisanya 120 orang pengungsi tujuan Jawa Timur (Jatim), khususnya Malang.

Rencananya, pengungsi tujuan Jawa Timur akan segera diberangkatkan sekitar pukul 14.00 Wita dengan menggunakan pesawat Hercules. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya