Istri Wakil Bupati Bone Ditetapkan Tersangka

08 October 2019 02:26
Istri Wakil Bupati Bone Ditetapkan Tersangka

POSMAKASSAR.COM– Ditreskrimsus Polda Sulsel menetapkan empat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penggunaan Dana Alokasi Khusus Non Fisik BOP PAUD.

Penetapan tersangka dilakukan dalam gelar perkara tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel di Ruang Gelar Ditreskrimsus Polda Sulsel, Senin (7/10/2019).

Keempat tersangka tersebut, yakni Istri Wakil Bupati Bone, Hj Erniati, S.Pd selaku Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dinas Pendidikan Bone, Dra. Sulastri, M.Pd (Kepala Seksi Paud Dinas Pendidikan Bone), Drs Muh Ikhsan, M.Si (Staf Paud Dinas Pendidikan Bone) dan Masdar, S.Pd (Pengawas TK Dinas Pendidikan Bone).

Adapun kerugian keuangan negara berdasarkan hasil audit BPKP atas kasus tersebut, dikabarkan sebesar Rp 4.916.305.000.

“Para tersangka diduga terkait kasus penggunaan dana alokasi khusus nonfisik dari APBN tahun 2017-2018, dengan kerugian negara sesuai audit BPKP sebesar Rp 4,9 miliar,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Senin (7/10/2019).

Para tersangka diduga bersama-sama melakukan penyimpangan dalam pengadaan alat peraga dan buku siswa TK. Pengadaan disebut tidak sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, polisi menduga para tersangka menikmati keuntungan dari selisih harga dari proyek pengadaan buku untuk seluruh siswa TK di Bone selama 2017-2018.

Erniati diduga polisi menerima honor sebagai tim monitoring, evaluasi, dan supervisi sebanyak Rp 80 juta pada 2017 dan 2018.

“Para tersangka melanggar Pasal 2 dan/atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP,” kata Dicky.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sulsel bersama jajaran Polres Bone, sempat menggeledah rumah jabatan Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle, di jalan Wortel Magonsidi, Kecamatan Tanete Riattang, Kota Watampone, Rabu (18/09/2019) lalu hingga tengah malam.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat itu mengatakan, penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi bantuan operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Kabupaten Bone. 

Penggeledahan ini merupakan buntut dari kasus korupsi yang ditangani oleh Polres Bone yakni pengadaan buku di Taman Kanak-kanak (TK) pada 2017 dan 2018.

Anggaran untuk tahun 2017 dikabarkan sekitar Rp 13 miliar. Sementara untuk 2018 jumlahnya sekira Rp 14 miliar atau dengan total Rp 27 miliar. 

Angka tersebut, saat itu dikabarkan masih belum valid lantaran masih menunggu perhitungan resmi kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel.

Meski demikian, dalam hitung-hitungan pihak kepolisian, disebut ada sekitar Rp 4,9 miliar kerugian negara dalam kasus tersebut. (*/foto : Ilustrasi)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya