Buron Hampir Dua Tahun, Jen Tang Akhirnya dibekuk Tim Intelijen Kejaksaan Agung

17 October 2019 11:18
Buron Hampir Dua Tahun, Jen Tang Akhirnya dibekuk Tim Intelijen Kejaksaan Agung

POSMAKASSAR.COM – Sempat dikabarkan buron atas kasus dugaan korupsi penyewaan tanah negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar, Siedirjo Aliman alias Jen Tang akhirnya dibekuk oleh tim Intelijen Kejaksaan Agung.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin, membenarkan kabar penangkapan buronan kasus dugaan korupsi penyediaan lahan negara Buloa tersebut.

Menurutnya, Jen Tang diciduk tanpa perlawanan di salah satu hotel di daerah Senayan, Jakarta.

“Iya betul, pengusaha asal Makassar, Jen Tang telah berhasil kita tangkap di daerah Senayan Jakarta,” kata Salahuddin kepada awak media , Kamis (17/10/ 2019).

Rencananya Jen Tang akan segera diterbangkan ke Makassar untuk dilakukan pemeriksaan di Kejati Sulsel.

Seperti diketahui, Jen Tang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana penggunaan atau sewa Tanah Negara di Kelurahan Buloa, Kota Makassar, sejak 1 November 2017 oleh Kejati Sulsel. Setelah ditetapkan tersangka, Jen Tang langsung kabur dan menghilang hingga diterbitkan daftar penelusuran orang (DPO) atau buron ke 345 sejak program tabur 31.1 dilincurkan oleh Kejaksaan tahun 2018 lalu.

“Dia buron hampir 2 tahun lamanya. Selama ini kita melakukan pencarian dengan menggunakan Tim Intelijen Kejagung,” tambahnya.

Menurut Salahuddin, penetapan diri Jen Tang sebagai tersangka dikuatkan dengan bukti- bukti yang diperoleh dari hasil pengembangan bukti persidangan dari tiga terdakwa dalam kasus korupsi pengadaan lahan negara yang sedang dikembangkan dan bergulir di tingkat kasasi. Ketiga terdakwa itu masing-masing, M. Sabri, Rusdin, dan Jayanti.

Penetapan Jen Tang sebagai tersangka juga merupakan tindak lanjut dari langkah Kejati Sulsel dalam mengungkap lengkap dugaan penyimpangan lain di seputar lokasi proyek pembangunan Makassar ‘Pelabuhan baru ‘ untuk mendukung percepatan pelaksanaan proyek pembangunan nasional di Sulsel.

Tersangka (Jen Tang) disangkakan dengan Pasal 2 UU No. 31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan Pasal 3 dan Pasal 4 UU No. 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya