Setelah Buron, Tiga Anggota Geng Motor Penyerang Warga di Biringkanaya Diciduk Polisi

20 October 2019 23:42
Setelah Buron, Tiga Anggota Geng Motor Penyerang Warga di Biringkanaya Diciduk Polisi

POSMAKASSAR.COM – Tiga buron anggota geng motor yang menyerang warga dengan busur dan parang di Makassar, diciduk polisi. Seorang diantaranya ditembak karena mencoba kabur saat pengembangan kasus.

“Sekitar pukul 02.00 Wita, dia terpaksa ditembak. Saat hendak dinaikkan ke mobil, pelaku ini meronta dan berusaha melarikan diri sehingga anggota mengambil tindakan tegas dan terukur,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko, Minggu (20/10/2019).

Menurut Indratmoko, anggota geng motor yang ditembak adalah Firman alias Dajjal. Dia dilumpuhkan saat polisi mencari barang bukti tambahan.

Sebelum pengembangan kasus, Firman beserta dua rekannya, Akbar dan Agus, lebih dulu ditangkap di Jalan Kapasa Raya, Makassar, sekitar pukul 19.30 Wita, Sabtu (19/10). Tiga buron itu, kata Indratmoko, terlibat bersama tujuh pelaku lainnya dalam rentetan aksi menyerang warga di sejumlah titik di Biringkanaya, Makassar. Tujuh pelaku tersebut telah ditangkap polisi.

“(Ketiga buron) itu kelanjutan yang geng motor di Sudiang (Kecamatan Biringkanaya) kemarin,” sebut Indratmoko.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tim Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Sulsel berhasil meringkus 7 orang anggota geng motor, pelaku penyerangan warga di depan hotel Dalton, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Ketujuh tersangka itu diamankan di sejumlah lokasi, pada Kamis (10/10/2019) malam lalu. Mereka diamankan bersama barang bukti berupa ketapel atau panah dan sebilah golok.

Ketujuh tersangka dimaksud, yakni Wahyu (19), Ilham (24), Sakran (18), Fahri (18), Akbar (24), Syaiful (19), serta seorang anak bawah umur berinisial MI (16).

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, aksi penyerangan kelompok geng yang dipimpin Wahyu itu, merupakan aksi balas dendam yang salah sasaran pada warga yang berada di depan Hotel Dalton, pada Selasa (8/10/2019) malam, sekitar pukul 23.30 Wita.

“Para tersangka melakukan penyerangan secara brutal bukan pada musuhnya, motif mereka mau balas dendam atas meninggalnya rekan mereka beberapa waktu yang lalu,” ujar Dicky dalam konferensi pers di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, pada Jumat (11/10/2019) lalu.

Dalam keterangannya, Dicky yang didampingi
Direskrimum Polda Sulsel Kombes Andi Indra dan Kasubdit VI, Kompol Supriyanto, mengungkap bahwa aksi penyerangan kelompok geng motor di wilayah Kecamatan Biringkanaya ini, sebanyak 5 orang menjadi korbannya, yakni Ahmad Albar mengalami luka tebas di tangan kanan, Dede Suharto mengalami luka tebas di bahunya, Nazareth mengalami luka tebas di lengannya, Fajrin mengalami luka robek di kepalanya, dan Andi Badwi mengalami luka robek di kepala.

Selain mengamankan 7 tersangka, Resmob Polda Sulsel saat itu masih memburu 3 tersangka lainnya yang buron, yaitu Firman, Akbar, dan Agus. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya