Gubernur Sulsel Umumkan UMP 2020, UMK Kota Makassar Menyusul

01 November 2019 18:30
Gubernur Sulsel Umumkan UMP 2020, UMK Kota Makassar Menyusul

POSMAKASSAR.COM – Gubernur Sulawesi Selatan mengumumkan upah minimum provinsi (UMP) pada 2020 sebesar Rp 3.103.800.
Jumlah itu naik dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 2.860.382.

“UMP Sulsel tahun 2019 sebesar Rp 2.860.382 dan UMP Sulsel tahun 2020 sebesar Rp 3.103.800. Kenaikan UMP Sulsel sebesar Rp 243.418 atau 8,51 persen,” kata Gubernur Nurdin Abdullah didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulsel dan Dewan Pengupahan Sulsel di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (1/11/2019).

Nurdin menuturkan, kenaikan UMP Sulsel untuk 2020 mengacu pada PP Nomor 78/2015 tentang pengupahan, serta menindaklanjuti surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dengan nomor: B-M/308/HI.01.00/X/2019. Tanggal 15 Oktober 2019.

Surat edaran itu perihal penyampaian data tingkat inflasi dan pertumbuhan domestik bruto tingkat inflasi nasional tahun 2019 sebesar 3,32 persen.

Kemudian, pertumbuhan ekonomi nasional pada 2019 sebesar 5,19 persen.

Dengan demikian, kenaikan UMP berdasarkan data tesebut adalah sebesar 8.51 persen.

“Jadi UMP Sulsel tahun 2020 sebesar Rp 3.103.800 dan berlaku efektif 1 Januari 2020,” kata Nurdin.

Nurdin pun meminta seluruh pengusaha mentaati keputusan UMP pada 2020 yang telah ditetapkan dan diumumkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Semoga apa yang kita tetapkan ini dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja dan juga kita berharap dapat menjaga dan meningkatkan iklim investasi di daerah kita,” kata Nurdin.

Sementara Upah Minimum Kota (UMK) Makassar dipastikan juga akan naik pada tahun 2020 mendatang.

Seperti diketahui, UMK Kota Makassar pada tahun 2019 tercatat sebesar Rp Rp 2.941.270.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Irwan Bangsawan saat dikonfirmasi mengakui pada tahun 2020 UMK Kota Makassar juga dipastikan akan naik. Namun berapa nominalnya, Irwan enggan berspekulasi.

“UMK 2020 khusus Kota Makassar akan ditetapkan paling lambat pertengahan November 2019 ini,” katanya, Jumat (1/11/2019)

Setelah UMP Provinsi Sulsel ditetapkan, Disnaker Makassar dengan pihak terkait merespon secepatnya.

Irwan menerangkan, penetapan jumlah UMK harus disepakati oleh Dewan Pengupahan yang berasal dari unsur pemerintah, perwakilan serikat pekerja dan pengusaha.

Jika mengacu pada sistem penghitungan nilai upah pada PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dia memperkirakan kenaikan UMK Makassar tahun depan akan berkisar pada angka Rp 3 jutaan

“Naik sekitar Rp 3 jutaan lebih kira-kira, tapi kepastiannya nanti akan dikaji bersama Dewan Pengupahan,” kata Irwan. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya