Kepsek di Gowa Aniaya Nenek Hingga Patah Tulang

04 November 2019 16:01
Kepsek di Gowa Aniaya Nenek Hingga Patah Tulang

POSMAKASSAR.COM – Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Gowa dilaporkan menganiaya seorang nenek berusia 70 tahun.

Kepala SDN Pabbudukang, Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, bernama Muhammad Daud (58) itu kemudian diciduk aparat akibat perbuatannya hingga nenek bernama Daeng Intang harus dirawat di RSUD Padjonga Dg Ngalle, di Takalar karena mengalami patah tulang pada bagian pinggulnya.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga dalam rilisnya, Senin (4/11/2019), mengatakan tersangka Muhammad Daud, bersama dua anggota keluarganya, yakni Ratnawati (51) dan Sri binti Daud (22), serta AK (16), seorang tersangka yang masih di bawah umur, mengeroyok Dg Intang dan korban lainnya berinisial NA, pada Minggu, 27 Oktober lalu, sekitar pukul 13.00 Wita, di Dusun Cambajawaya, Desa Sengka, Bontonompo Selatan.

“Motif pelaku mengeroyok korban karena tersulut emosi pada perbuatan korban, yang membangun tembok dan fondasinya di atas tanah yang diklaim milik tersangka,” ujar Shinto.

Shinto menambahkan, tersangka dan korbannya diketahui masih memiliki hubungan keluarga. Kedua pihak juga diketahui sama-sama menempati lahan yang disengketakan sejak puluhan tahun lalu.

“Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan berat, dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara, korbannya mengalami pergeseran tulang pinggul, berdasarkan visum et repertum RSUD Takalar,” pungkas Shinto.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya