Pelaku Pembunuhan Wanita di Tepi Sungai Jeneberang Diciduk Polisi

20 November 2019 18:08
Pelaku Pembunuhan Wanita di Tepi Sungai Jeneberang Diciduk Polisi

POSMAKASSAR.COM – Tidak butuh waktu lama, aparat kepolisian akhirnya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan terbungkus kain seprai yang ditemukan di tepi Sungai Jeneberang, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Pelaku pembunuhan terhadap korban bernama Jumince Sabneno (32) tersebut, adalah pacar korban bernama Raymundus (32), yang bekerja sebagai buruh bangunan.

Hal tersebut diungkapkan Kasubdit 4 Ditreskrimum Polda Sulsel, Supriyanto, Rabu (20/11/2019).

Menurutnya, Raymundus diduga sebagai pelaku pembunuhan perempuan malang tersebut setelah keluarga dari korban datang ke Rumah Sakit Bhayangkara. 

“Jadi, kasus ini terungkap berdasarkan keterangan dari keluarga korban,” ungkap Supriyanto.

Setelah mendapatkan data dan keterangan keluarga korban, Resmob Polda Sulsel kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui tempat persembunyian pelaku di Kabupaten Gowa. 

“Anggota mendapatkan informasi kalau pelaku di tempat kerjanya di daerah Taeng Kabupaten Gowa. Selanjutnya anggota menuju tempat kerja dimaksud dan berhasil mengamankan  Raymundus dan membawanya ke Posko Resmob Polda Sulsel,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengungkap bahwa motif pembunuhan itu pun berhasil diketahui, setelah aparat melakukan interogasi terhadap pelaku.

Sebelum membunuh janda beranak dua itu, Raymundus dan Jumince disebut terlibat cekcok.

Adu mulut itu didasari saat Jumince meminta diantar Raymundus untuk berobat ke rumah sakit.

Dari pengakuan pelaku, korban yang dikabarkan menderita sakit TBC itu meminta kepada pelaku untuk dibawa ke rumah sakit. Namun pelaku menolak membawa korban, karena tidak memiliki biaya berobat.

“Motifnya korban sakit dan meminta kepada pacarnya (pelaku) agar dia dibawa ke rumah sakit. Namun pelaku menolak karena tidak memiliki uang akhirnya ia membunuh korban,” ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat menggelar konferensi pers di ruang Biddokkes Polda Sulsel, pada Rabu (20/11/2019).

Pelaku mengakui, membunuh korban dalam keadaan sakit. Peristiwa pembunuhan itu, diakui terjadi pada Senin (18/11/2019) lalu, sekira pukul 01.00 Wita. Raymundus menghabisi nyawa pacarnya saat sedang tertidur lelap di atas kasur. 

Tanpa ragu-ragu pelaku langsung memukul pipi sebelah kanan sebanyak dua kali menggunakan tangan kiri. Melihat korban masih bernapas, pelaku mencekik leher korban dari belakang. Tidak sampai satu jam, korban pun akhirnya meninggal.

Setengah jam kemudian sekira pukul 01.30 Wita, setelah mengetahui korban telah meninggal dunia, pelaku mencari sebuah bambu. Dia memukul kaki korban.

Mayat korban lalu dibungkus seprai. Buntalan berisi manusia itu lalu di buang di jembatan Barombong.

Akibat perbuatannya, Raymundus dijerat pasal 338 junto 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

 

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya