BBPOM dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kosmetik dan Suplemen Ilegal

22 November 2019 14:07
BBPOM dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kosmetik dan Suplemen Ilegal

POSMAKASSAR.COM – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar bersama Bea Cukai Makassar menggagalkan penyelundupan dan peredaran obat, pangan, suplemen kesehatan, dan kosmetik berbahaya yang tidak memiliki izin edar.

Berbagai merek produk seperti body lotion, sabun pemutih, suplemen pelangsing pun disita dan diduga sebelumnya diselundupkan dari tiga negara, yakni Arab Saudi, Malaysia, dan Thailand. Nilainya lebih dari Rp 500 juta.

Kepala BBPOM Makassar, Abdul Rahim dalam keterangan pers di kantornya, Jalan Baji Minasa, Jumat (22/11/2019) mengatakan, sejumlah barang bukti yang diamankan terdiri dari 9 item, sebanyak 13.780 buah dengan nilai total Rp 548.780.000.

“Barang temuan ini diketahui tidak memiliki izin edar, yang setelah kita uji mengandung zat berbahaya seperti Sibutramin dan Furosemida, yang bisa menimbulkan risiko penyakit jantung,” ujar Rahim.

Rahim menambahkan, pihaknya telah mengambil keterangan pemilik barang sitaan tersebut. Nantinya, barang-barang sitaan akan diserahkan ke kejaksaan sebelum dimusnahkan setelah diputuskan oleh Pengadilan Negeri Makassar.

“Rata-rata kosmetik dan suplemen pelangsing ini diperjualbelikan lewat media sosial,” tutur Rahim.

Sementara menurut Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Gusmiadirahman, barang-barang yang tidak memiliki izin edar dan belum diuji BPOM ini diamankan pada dua lokasi berbeda, yaitu di kantor pos pada akhir Oktober dan di Bandara Sultan Hasanuddin, pekan pertama November ini.

“Modus pengiriman barang tanpa izin edar ini selain pengiriman via pos, juga melalui barang bawaan penumpang pesawat, seperti roti croissant yang dibawa jemaah umroh dari Arab Saudi,” ungkap Gusmiadirahman. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya