Tewas Setelah Razia, Polisi Selidiki Kematian ‘Pak Ogah’

27 November 2019 16:17
Tewas Setelah Razia, Polisi Selidiki Kematian ‘Pak Ogah’

POSMAKASSAR.COM – Seorang pengatur lalu lintas nonformal atau ‘Pak Ogah’ bernama Muhammad Salim alias Salim (63), dikabarkan meninggal dunia usai dirazia petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar.

Pria paruh baya ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Selasa (26/11/ 2019).

Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Pak Ogah ini sebelumnya diamankan oleh Dishub, lalu di bawa ke RS Wahidin dan disana dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, Rabu (27/11/ 2019).

Salim diketahui terjaring razia oleh petugas Dishub saat mengatur lalu lintas di putaran jalan depan perbelanjaan Carefour,Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Tak lama setelah di razia, pihak keluarga korban menerima informasi bahwa Salim tengah berada di rumah sakit Dr Wahidin Sudirohusodo. Setibanya rumah sakit, anak dan keluarga korban lainnya kaget melihat korban yang saat itu terbaring kaku dan dinyatakan telah meninggal dunia.

“Jadi setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga langsung membawa Salim ke rumah duka, di Jalan Perintis Kemerdekaan 1 Nomor 20, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kota Makassar,” ungkap Indratmoko.

Indratmoko menegaskan, pihaknya akan terus mendalami meninggalnya Salim. Dalam penyelidikan itu, kata dia, pihaknya akan memanggil dan memeriksa sejumlah saksi terkait termasuk dari petugas Dishub yang terlibat merazia.

“Kita akan periksa dulu semua yang terkait dan masih koordinasi dengan pihak rumah sakit. Dia ditangkap sehat, kok di pulangkan jadi mayat, jadi kita akan periksa semuanya termasuk dari anggota Dishub,” tegasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya