Hasil Survei Pilwalkot Makassar, Danny Pomanto Masih Teratas

02 December 2019 19:32
Hasil Survei Pilwalkot Makassar, Danny Pomanto Masih Teratas

POSMAKASSAR.COM – Survei yang dilakukan PT General Survei Indonesia menunjukkan tingkat popularitas Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto masih yang tertinggi. Angkanya mencapai 92,6 persen.

Dengan demikian, sosok mantan Walikota Makassar yang berlatar belakang arsitek tersebut, disebut masih menjadi kandidat terkuat dalam Pilwali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang.

Direktur Eksekutif PT General Survei Indonesia, Herman Lilo, mengungkap hal tersebut melalui rilis survei dalam acara ngobrol politik “Menakar Peluang Kandidat Pilwali Makassar 2020” di Warkop Todopuli, Minggu (1/12/2019) kemarin.

Survei tersebut, kata Herman, dilakukan dengan pengambilan sampel pada 8 hingga 18 November 2019 dengan 880 responden yang tersebar di 15 kecamatan di Makassar.

Sementara, margin of error mencapai 3,8 persen.

Setelah nama Danny Pomanto yang menunjukkan persentase 92,6 persen, urutan kedua disusul Munafri Arifuddin (Appi) 88,2 persen dan Syamsu Rizal (Deng Ical) 88,2 persen.

“Tiga calon ini, ternyata disukai oleh warga Kota Makassar,” kata Herman Lilo.

Sedangkan untuk elektoral atau tingkat keterpilihan, Danny Pomanto memperoleh 32,4 persen, kedua ada Appi 25 persen dan Deng Ical 14,3 persen.

“Saya hanya memaparkan tiga kandidat saja, sedangkan swing voter atau yang belum menentukan pilihan itu 13 persen, artinya swing voter ini terbilang rendah di Makassar,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Nurman Idrus Strategi, Nurman Idrus menanggapi hasil survei PT General Survei Indonesia.

Menurutnya, hasil survei yang dilakukan oleh pihaknya hampir sama dengan hasil survei PT General Survei Indonesia. Hanya saja surveinya hanya mensurvei 14 kecamatan.

“Angkanya beda-beda tipis, tapi kami melepas Kecamatan Sangkarang karena biaya untuk survei di sana sangat mahal,” ungkap Nurman Idrus.

Nurman Idrus mengatakan, jelang Pilwali Makassar 2020, ia membagi tiga level, di mana level 1 diisi oleh Danny Pomanto, Deng Ical, Munafri Arifudin dan Irman Yasin Limpo (None).

Sedangkan level 2, ada Rachmatika Dewi, Yagkin Padjalangi, Onasis dan Uq. Sementara level 3, ada Dokter Fadli Ananda dan Syarifuddin Daeng Punna.

“Yang memungkinkan menang, mereka yang berpasangan sesama level 1. Kalau level 1 berhadapan sesama level 1 makan akan menunjukkan pertarungan yang sengit,” pungkasnya.

Sementara pengamat politik dari Unismuh Makassar, Abdi juga menilai peluang head to head di Makassar sangat terbuka lebar. Pasalnya hanya ada dua bakal calon yang memiliki modal yang cukup untuk menguasai medan politik Kota Makassar.

“Modal kecerdasan, modal opini publik, modal kekuatan finansial, dan modal kekuatan birokrasi sangat menentukan dalam pilkada. Dan yang memiliki seluruh modal itu hanya ada calon,” ungkap dia. (*).

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya