Satres Narkoba Polrestabes Makassar Ringkus 6 Sindikat Pengedar Sabu

08 January 2020 01:06
Satres Narkoba Polrestabes Makassar Ringkus 6 Sindikat Pengedar Sabu

POSMAKASSAR.COM -Tim Hiu Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar meringkus sindikat narkotika jenis sabu-sabu di Makassar.

Sindikat yang terdiri dari bandar dan pengedar berjumlah enam orang itu, ditangkap secara bertahap dalam waktu tiga hari (4-6/1/2020).

Kasus penangkapan sindikat tersebut dirilis di ruang Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, di Jalan Ahmad Yani, Selasa (7/21/2020) sore kemarin.

Mereka yang ditangkap, Hamsinar alias Sinar (43), Firmansyah alias Firman (19), Hasniati alias Hasni (42), Nasrullah alias Ulla (39), Iswan alias Puang (27) dan Eko Irawan (36).

Diantara enam orang sindikat yang ditangkap, dua orang diketahui merupakan ibu rumah tangga (IRT), yakni Sinar dan Hasni.

“Terduga pelaku enam orang, mereka ini satu jaringan,” kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, kepada wartawan.

Menurut Diari, awalnya tim meringkus perempuan Hamsinar (43) dan Firmansyah (19) di Jalan Veteran Utara pada Sabtu (4/1/2020)), sekitar pukul 21.30 Wita. Keduanya disebut polisi mengantongi satu paket sabu dan berperan sebagai pengedar.

“Dari situ kemudian kita kembangkan, dan kita berhasil menangkap terduga pelaku kakak beradik, Hasniati (42) dan Nasrullah (39),” ungkap Diari.

Kakak-adik yang diduga sebagai bandar sabu tersebut ditangkap di Jalan Kalampeto, sekitar pukul 01.30 Wita, pada Minggu (5/1/2020). Dari keduanya, ditemukan barang bukti sabu sebanyak 25 gram, bersama alat timbangan sabu yang juga ikut diamankan polisi.

Selanjutnya, lanjut Diari, tim terus melakukan pengembangan dan berhasil meringkus Iswan dan Eko Wirawan, di Jalan Tamangapa Raya AMD Borong Jambu, Antang, Kota Makassar.

Kedua terduga pelaku ini, diduga sebagai kurir langsung dari sang bandar.

“Jadi, Eko ini kurirnya bandar, dan dia sudah mengendarkan kurang lebih 5 kilogram sabu. Namun, barang bukti yang kita amankan sisa 30 gram. Sedangkan Iswan adalah kurirnya Hasniati,” terang Diari.

Setelah menangkap enam orang terduga pelaku, Diari mengaku masih memburu dua orang lainnya anggota sindikat tersebut.

“Masih ada dua yang masih dalam pencarian kami. Identitasnya pun sudah diketahui. Mereka masih sindikat di Kota Makassar ini,” jelas Diari.

“Kalau ancaman hukumannya, dikenakan pasal 112 dan 114 (UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika), sesuai barang buktinya. Kalau Hamsinar itu ayat 1, sedangkan yang lainnya bisa ayat 2 maupun pasal 132, yaitu permufakatan jahat karena merupakan satu rangkaian kejahatan narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara ataupun hukuman mati,” lanjut Diari Astetika, menambahkan.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya