Kebakaran di Jalan Titang, Lima Orang Tewas Terjebak Api

09 January 2020 21:53
Kebakaran di Jalan Titang, Lima Orang Tewas Terjebak Api

POSMAKASSAR.COM – Kebakaran rumah toko (ruko) di Jalan Titang, Kelurahan Barana, Kota Makassar dikabarkan menewaskan lima orang, Kamis (9/1/2020) sore.

Kabid Ops Damkar Kota Makassar, Hasanuddin mengatakan, dalam peristiwa itu, lima penghuni ruko berlantai dua tersebut dinyatakan tewas saat kebakaran.

“Korban ada lima orang, di lantai dua ditemukan dua orang, yakni seorang laki- laki berumur sekitar 20 tahun, dan anak perempuan sekitar 12 tahun. Keduanya ditemukan tewas di kamar. Kemudian anak laki- laki sekitar tujuh tahun dan anak laki-laki sekitar 9 tahun ditemykan di ruang tengah. Selanjutnya, seorang perempuan dewasa skitar 30 tahun ditemykan tewas didalam kamar mandi,” ujarnya.

Hasanuddin menduga, kelima korban tewas ini karena terperangkap api dilantai dua Ruko tersebut.

“Kelima korban meninggal diduga karena terjebak api dilantai dua dan menghirup asap hingga terbakar,” ungkap Hasanuddin.

Kebakaran berawal dari lantai satu pukul 15.30 Wita. 15 menit kemudian, unit tim Damkar Makassar tiba dilokasi kejadian.

Hasanuddin menyebutkan, pada saat tim Damkar tiba dilokasi, tim langsung bobol jendela yang berada dilantai dua ruko itu.

“Setelah anggota Pemadam tiba langsung membobol jendela yang ada di lantai dua untuk keluarkan asap tebal didalam ruangan utu,” jelasnya.

Setelah itu, tim Damkar melakukan proses pendinginan. Kemudian evakuasi kelima korban yang sudah tidak dikenali lagi.

Setelah di evakuasi, kata Hasanuddin, satu-persatu korban lalu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar untuk dilakukan proses identifikasi.

Hal senada dikemukakan Lurah Barana, Nurmiah. Dia memastikan, ke lima penghuni ruko yang tewas tersebut, lantaran terjebak di lantai dua saat api berkobar.

“Saat kejadian itu, saya dipanggil pak RT dan dikabarkan ada kebakaran. Jadi saya langsung telpon Damkar dan bantu evakuasi korban,” kata Nurmiah.

Kelima korban meninggal dunia itu, sambung Nurmiah, merupakan satu keluarga.

“Yang meninggal atas nama Novita bersama anaknya Valensia, Edar, Illong, dan cucunya Igor,” ungkap Nurmiah.

Sementara suami Novita yaitu Benny, tidak berada dilokasi saat kejadian.

Sepengatahuan Nurmiah, ruko milik Benny itu memproduksi dan menjual bantal busa.

Setelah korban tewas dibawa ke RS Bhayangkara Makassar, lokasi kejadian pun langsung dipasangi garis polisi oleh personel Polsek Makassar.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya