Rombongan Pengantar Jenazah Terduga Pelaku Begal Ngamuk Depan Polsek Bontoala

14 January 2020 17:33
Rombongan Pengantar Jenazah Terduga Pelaku Begal Ngamuk Depan Polsek Bontoala

POSMAKASSAR.COM – Rombongan pengantar jenazah Erwin alias Tumbal (22) mengamuk saat melintas di Jalan Masjid Raya, Kota Makassar, Selasa (14/1/2020) siang.

Ratusan orang pengantar jenazah terduga pelaku begal atau pencurian dengan kekerasan (Curas) yang ditembak mati aparat kepolisian semalam itu, terlihat merusak plan pengalihan arus arah depan Mapolsek Bontoala dan melakukan pelemparan batu serta potongan bambu ke arah polisi yang berusaha menenangkan mereka.

Tidak hanya itu, sebagian massa yang ikut dalam iring-iringan tersebut, juga mengeraskan suara sepeda motornya sambil berteriak, mengungkapkan ungkapan tak etis ke arah aparat kepolisian.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriady Idrus, yang dikonfirmasi awak media, membenarkan insiden tersebut.

Menurutnya, insiden itu bermula saat robongan pengantar jenazah Erwin alias Tumbal melintas di Jalan Masjid Raya menuju pemakaman di Kabupaten Maros.

“Tadi memang sempat ada insiden berupa pengusakan fasilitas umum saat massa pengantar jenazah (Tumbal), tepatnya saat lewat di Jalan Masjid Raya menuju ke Maros. Pas depan Polsek Bontoala mungkin emosi atau apa, mereka bahkan melakukan pelemparan ke arah petugas,” ujar Supriady.

Meski demikian, kata dia, tidak ada korban dalam insiden itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tumbal dikabarkan tewas ditembak polisi saat hendak ditangkap di Jalan Tinumbu Lorong 148, Kelurahan Boantoala, Kota Makassar, Senin (13/1/2020) semalam.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko menjelaskan, terduga pelaku tersebut, terpaksa ditembak lantaran mencoba melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam (badik).

“Jadi, pelaku mencoba menikam anggota saat hendak ditangkap. Sehingga anggota pun mengambil tindakan tegas terukur,” ujar Indratmoko.

Saat akan ditangkap, kata dia, terduga pelaku berada di dalam rumah warga yang tergolong sempit.

“Karena lokasinya di dalam ruangan agak sempit, anggota tidak sempat lagi keluarkan tembakan peringatan. Apalagi pelaku ini bawa badik dan mencoba menikam anggota,” ungkapnya.

Lebih jauh Indratmoko mengungkapkan, Tumbal diketahui sudah tiga kali melakukan aksi Curas di wilayah hukum Polsek Bontoala. Polisi pun sudah berulang kali hendak menangkapnya, namun selalu gagal. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya