Mayat Wanita Ditemukan di Perumahan BTP

16 January 2020 22:59
Mayat Wanita Ditemukan di Perumahan BTP

POSMAKASSAR.COM – Wanita bernama Sriwahyuni (25), ditemukan tewas di rumah tantenya di perumahan BTP, Kelurahan Tamalanrea, Kota Makassar, sekitar pukul 17.45 Wita, Kamis (16/1/2020).

Saat ditemukan, mayat Sriwahyuni terlihat mengeluarkan darah dari hidung dan mulut, tergeletak dengan posisi telentang diatas kasur, di ruang keluarga pada lantai dua rumah tersebut.

“Posisi mayat telentang. Ada darah di mulut dan hidungnya. Ceceran darah juga ada di WC lantai dua rumah tersebut,” ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamalanrea, Aiptu Amiruddin di lokasi, Kamis (16/1/2020) malam.

Korban diketahui bekerja sebagai salah satu karyawan perusahaan pengemasan ikan tuna di kawasan Kima, Kota Makassar.

Menurut Amiruddin, mayat Sriwahyuni ditemukan setelah sejumlah rekan korban datang mencarinya.

“Tadi pagi ditelepon sama teman kerjanya karena tidak masuk kerja. Karena tidak ada respon, makanya dicari sampai ke sini (rumah korban),” kata Amiruddin.

Saat sejumlah rekan kerjanya datang, lanjut Amiruddin, mereka lalu mengetuk pagar rumah korban. Namun, karena tak ada reapon, tetangga korban pun berinisiatif memanjat hingga ke lantai dua rumah tersebut.

“Setelah diintip lewat jendela, disitulah korban pertama kali terlihat, dengan posisi tergeletak meninggal dunia,” ujarnya.

Korban diketahui memakai celana pendek dan baju kaos warna pink.

“Ada darah dimulutnya dan di toilet. Dia ini terlentang di kasur depan pintu ruang keluarga ,” jelasnya.

Amiruddin mengungkapkan, korban adalah warga asal Kabupaten Luwu Timur dan di rumah mewah lantai dua tersebut, hanya dihuni oleh korban bersama dengan keluarganya. Seorang keluarganya itu, kemudian dikabarkan sudah tidak dirumah dan pindah ke Sorowako.

“Duaki tinggal sebenarnya, tapi keluarganya itu sudah dipindah ke Sorowako,” tutupnya.

Pantauan awak media di lokasi, Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Biddokes Polda Sulsel saat berada di lokasi kejadian, terlihat langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, mayat Sriwahyuni dievakuasi ke RS Bhayangkara sekitar pukul 20.22 Wita. Sejumlah rekan kerja korban pun histeris saat proses evakuasi dilakukan.

“Tadi didobrak pintunya karena terkunci. Jadi saat di lihat sudah tergeletak dan banyak darah juga berceceran di toilet dan juga didepan TV,” ungkap salah seorang rekannya di lokasi kejadian.

Dia menerangkan bahwa Sriwahyuni diketahui sebagai karyawan yang sangat rajin. Tapi hari ini, ia tidak masuk kerja sehingga membuat teman-teman di perusahaannya penuh curiga dan berinisiatif untuk bersama-sama membesuk dirumahnya.

Kendati telah dievakuasi ke RS Bhayangkara, aparat kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab kematiannya.

“Tadi ada darah seperti yang telah disebutkan, tapi kami belum bisa simpulkan karena penyelidikan akan dilanjutkan oleh pihak Labfor di rumah sakit Bhayangkara,” ujar Wakapolsek Tamalanrea AKP Landok kepada wartawan, pasca mayat tersebut dievakuasi. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya