Anggota Satpol PP Lakukan Aksi, Blokir Akses Masuk Kantor Balaikota Makassar

26 February 2020 20:11
Anggota Satpol PP Lakukan Aksi, Blokir Akses Masuk Kantor Balaikota Makassar

POSMAKASSAR.COM — Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar melakukan penutupan akses masuk kantor Balaikota Makassar sekitar pukul 09.05 hingga 11.00, Rabu (26/2/2020) pagi.

Puluhan anggota Satpol PP Makassar tersebut melakukan aksi, diduga lantaran tidak mendapat tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) selama beberapa bulan.

Akibat aksi tersebut, enam gerbang akses keluar-masuk ke gedung pusat pemerintahan Kota Makassar itu tidak dapat dilalui selama kurang lebih dua jam.

Kasatpol PP Makassar Iman Hud kepada wartawan mengatakan, dia dan anggota Satpol PP sudah 3 bulan belum mendapatkan dana TPP dari kantornya.

“Ada poin-poin tertentu yang menyebabkan pengurangan gaji anggota saya, kami hanya minta keadilan, khususnya mereka yang tugas di lapangan, kami sudah tiga bulan tidak terima TPP,” ujar Iman, Rabu (26/2/2020).

Menurut Iman, akibat kesalahan teknis dari sistem kepegawaian Pemkot menyebabkan anggotanya mendapat pengurangan gaji dan tertundanya pemberian TPP selama 3 bulan pada sekitar 100 anggota Satpol PP yang sudah berstatus ASN.

Adapun jumlah Satpol PP di Pemkot Makassar sekitar 800 personel, yang sebagian besar berstatus pegawai honorer.

Tugas para anggota Satpol PP ini, kata Imam, terbagi-bagi dan bukan hanya berjaga di Balai Kota, tapi juga ditempatkan di beberapa lokasi lain yang terpaut dengan aset Pemkot Makassar.

“Seharusnya mereka diberikan haknya. Hak PNS itu kan mendapat penghidupan yang layak, setelah diberikan hak baru kita laksanakan kewajiban kami, jumlah 800 personel itu satu sistem, satu tidak bekerja yang lain juga tidak ikut,” tambah Iman.

Sementara itu, terkait aksi anggotanya, Iman didampingi Asisten I Pemkot Makassar, Muhammad Sabri dan beberapa pejabat Satpol PP Makassar langsung menggeruduk rumah jabatan Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb di kawasan Pantai Losari. Sayangnya, mereka tidak berhasil bertemu dengan penjabat Walikota yang diangkat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah tersebut. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya