Golkar Mengusung Danny, Sebuah Kalkulasi Politik Yang Cerdas

10 March 2020 18:53
Golkar Mengusung Danny, Sebuah Kalkulasi Politik Yang Cerdas

POSMAKASSAR.COM- Setelah Golkar resmi mengusung Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di Pilwalkot Makassar, spekulasi dan opini publik pun ramai bermunculan.

Opini yang berkembang yakni terciptanya poros baru. Bahkan poros baru ini mulai dihubung-hubungkan untuk suksesi pilgub 2024 mendatang.

“Itu obrolan warkop, tapi kalaupun dialamatkan sebagai poros baru. Ok, dialah poros rakyat, poros kekuatan rakyat sebagaimana tagline pak DP, semua untuk rakyat,” kata Sekertaris Partai Golkar, Abd Wahab Tahir, menanggapi dingin sejumlah asumsi yang berkembang, Selasa (10/3/2020)

Wahab mengatakan, mengusung mantan Walikota Makassar tersebut justru sebuah kalkulasi politik yang cerdas.

Yang pertama, Danny punya kans cukup besar untuk memenangkan kontestasi lima tahunan itu, berdasarkan tingkat elektoral yang tidak terbendung diantara para kandidat lainnya. Belum lagi para dewa (ketum partai, red) Nasdem-Golkar telah merestui paket keduanya.

“Rumusnya, tidak ada partai yang mau kalah, golkar pun demikian. Olehnya kami tidak mau salah pilih figur, kami sangat objektif. Kita akan lihat bagaimana kader golkar all-out berjuang memenangkan Danny-Zunnun,” katanya.

Menurut Wahab, alasan mengusung Danny setelah melewati kajian dan tahapan berjenjang. Alhasil golkar mendorong Danny dengan catatan memberikan kesempatan kepada kader golkar untuk berpaket.

“Kita telah buka pendaftaran seluas-luasnya, dan hasilnya DPP memilih pak DP. Itu berdasarkan kajian, bukan Nurdin Halid sendiri, dan bukan di warung kopi, sudalah. Jangan lagi ada yang lebai,” pungkas wahab sembari tertawa terbahak-bahak.

Meski dihubungkan ke Pilgub, justru Danny punya romansa indah dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA). DP dan NA pernah satu komando berjuang untuk Jokowi-Maruf Amin di Sulsel.

Bahkan, oleh beberapa pakar, kemenangan NA, DP juga punya andil. DP berdedikasi dengan menggerakkan relawan kotak kosongnya memenangkan usungan PDIP tersebut di Kota Makassar.

Pada kesempatan lain, ketua Bappilu DPD I Golkar Sulsel soal hal ini terkait alasan mengusung Danny dan tak mengusung Deng Ical. Kadir Halid secara singkat mengatakan, itu atas usulan DPD I dan tim perjaringan.

“Berdasarkan penilaian tim 9 dan rapat pleno DPD I,” singkat Kadir Halid. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya