Dalam Masa Tanggap Darurat Covid-19, Denda Pajak Kendaraan Dihapus Saat Jatuh Tempo

02 April 2020 21:14
Dalam Masa Tanggap Darurat Covid-19, Denda Pajak Kendaraan Dihapus Saat Jatuh Tempo

POSMAKASSAR.COM – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel dan Dinas Pendapatan (Dispenda) Sulsel serta Jasa Raharja Sulsel, melakukan penandatangan kesepakatan bersama (SKB) di kantor Dispenda Sulsel, Kamis
(2/4/2020).

Penandatanganan kesepakatan bersama itu dilakukan oleh Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Frans, Kadispenda Sulsel Andi Sumardin dan Kepala Jasa Raharja Sulsel Jahja Joel Kami serta Kasi STNK Samsat Makassar Kompol Aryo.

Penandatanganan SKB terkait pelayanan Samsat dalam masa tanggap bencana Covid-19. Dimana mulai sekarang, pelayanan administrasi di Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) mulai dibatasi.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel, Kombes Frans mengatakan, dalam penandatanganan itu telah disepakati bahwa pelayanan di Samsat akan dibatasi. Baik dari pembayaran pajak kendaraan dan pelayanan administrasi.

“Pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dmulai pukul 08.30 wita sampai 12.30 wita dan pelayanan khusus administrasian samsat mulai pukul 08.30 wita hingga 14.00 wita, ” kata Frans.

Tak hanya itu lanjut Frans, penghapusan denda pajak kendaraan yang jatuh tempo akan diberlakukan. Namun penghapusan itu berkaku pada masa tanggap bencana Covid-19.

“Dalam kesepakatan itu juga akan melaksanakan pelayanan di Samsat dengan tetap memperhatikan SOP penanganan Covid-19, ” lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah telah menyatakan akan memberikan kebijakan insentif pada masyarakat Sulsel pemilik kendaraan bermotor, yaitu berupa pembebasan denda pajak kendaraan bermotor (PKB).

Insenfit pembebasan denda pajak ini diberikan pada masyarakat yang membayar pajak pada tanggal 23 Maret – 29 Juni 2020. Adapun yang dibebaskan adalah denda pajak mulai Januari 2020 sampai dengan tanggal pembayaran, sepanjang pembayaran tersebut belum lewat dari tanggal 29 Juni 2020.

Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor : 884/Iii/Tahun 2020 tentang Pemberian Insentif Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2020 Dalam Masa Tanggap Darurat Covid-19 Di Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Kepala Bapenda, Andi Sumardin, insentif pembebasan denda PKB ini diberikan untuk mendorong masyarakat Sulawesi Selatan tetap stay at home.

Tidak perlu mengkhawatirkan pajaknya yang jatuh tempo selama masa tanggap darurat corona.

Namun untuk menghindari penumpukan wajib pajak di kantor samsat setelah masa tanggap darurat, diharapkan agar masyarakat melakukan pembayaran PKB melalui transaksi non-tunai dengan menggunakan aplikasi Samsat Online Nasional (SAMOLNAS) dan e-Samsat Sulsel yang dapat di-download melalui play store.

Dengan mengunduh aplikasi e-Samsat Sulsel, wajib pajak dapat melakukan pembayaran dengan mobile banking Bank Sulselbar, ATM Bank Sulselbar, atau di gerai Indomaret, Alfamaret dan Alfamidi baik secara tunai maupun non-tunai. Wajib pajak cukup mendaftarkan NIK dan nomor handphone pada saat registrasi.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya