Kantor Balaikota Makassar Disterilisasi, Karyawan dan Staf Akan di Rapid Test

07 April 2020 19:00
Kantor Balaikota Makassar Disterilisasi, Karyawan dan Staf Akan di Rapid Test

POSMAKASSAR.COM – Kantor Balaikota Makassar disterilkan setelah salah seorang pejabat lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dikabarkan meninggal dunia, diduga karena terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

“Kita tidak melakukan isolasi (tutup), Kantor Pemkot Makassar tetap buka, kantor hanya disterilisasi, dibersihkan, disemprot disinfektan,” ungkap Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, Selasa (7/4/2020).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Zulkiflie Marauni adalah Kasubah Hukum Pemkot Makassar yang meninggal Senin malam (6/4/2020), di RS Haji Kota Makassar. Ia disebut salah satu pasien PDP Covid-19.

Kematian Zulkiflie cukup mengejutkan. Dalam sepekan ia tetap aktif berkantor. Bahkan Senin pagi ia masih berinteraksi dengan stafnya.

Informasi yang dihimpun, awalnya Zulkiflie dilarikan ke RS Haji Makassar sekitar pukul 15.10 Wita. Dan, dinyatakan meninggal pukul 18.45 Wita. Ia hanya sempat dirawat selama 4 jam.

Zulkiflie dalam sepekan hanya mengeluh sakit tenggorokan. Tiga hari kemudian, kondisinya dinyatakan semakin memburuk. Ia tak bisa lagi menelan.

Diperkirakan, puluhan orang pernah melakukan kontak dengan Zulkiflie Marauni, khususnya dalam sepekan sebelum ia meninggal. Mereka diperkirakan kalangan staf Balaikota dan dari keluarga terdekatnya.

“Ada kemungkinan dari staf yang berinteraksi langsung dengan beliau sepekan ini. Tentu juga dari kalangan keluarga,” terang Pj Walikota Makassar.

“Untuk itu, kami akan tracing, besok akan dilakukan pemeriksaan rapid test kepada seluruh pegawai dan staf yang pernah kontak dengan beliau. Makanya, kami juga minta kejujuran yang pernah berhubungan dengan almarhum beberapa hari terakhir, agar segera melaporkan diri untuk di rapid test,” kata Iqbal.

Terutama staf pada bagian hukum di Balaikota. Kata Iqbal, staf hukum masuk daftar yang harus diperiksa karena mereka kontak dengan Zulkiflie dalam sepekan ini.

Iqbal menambahkan, rencananya almarhum akan dikebumikan di Macanda, Kabupaten Gowa, sesuai dengan protokol WHO penanganan Covid-19.

Pasca wafatnya almarhum, Iqbal mengatakan pihak Pemerintah Kota Makassar terus melakukan langkah pencegahan. Pihaknya juga melakukan sterilisasi sejak malam tadi di Balaikota Makassar.

“Tadi sudah diadakan penyemprotan disinfektan. Pelayanan kantor tetap jalan. Hanya saja, pelayanan bagi yang tidak terlalu penting, cukup WFH (Work From Home) saja. Yang bertugas juga tetap kita minta untuk tetap mengikuti standar kesehatan yang telah ditetapkan dan harus menjaga jarak,” pungkasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya