Tidak Patuhi Imbauan Pemkot Makassar, Dua Panti Pijat Ditutup Paksa Satpol PP

12 April 2020 19:22
Tidak Patuhi Imbauan Pemkot Makassar, Dua Panti Pijat Ditutup Paksa Satpol PP

POSMAKASSAR.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Makassar mendapati dua usaha panti pijat yang masih beroperasi ditengah merebaknya wabah Corona Virus Disease (Covid-19).

Kedua usaha panti pijat tersebut, yakni
New Valentine dan Pesona, yang berlamat di Jalan Toddopuli Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Petugas Satpol PP yang dipimpin langsung kasatnya, Imam Hud pun langsung membubarkan aktivitas pada kedua usaha tersebut, Minggu (12/4/2020) sore.

“Kedua panti pijat itu ditemukan masih beroperasi, setelah anggota kami melakukan patroli disejumlah lokasi keramaian di Kota Makassar. Dalam temuan itu, mereka terbukti masih melayani pelanggan, baik pria maupun wanita. Padahal, sudah ada imbauan dari Pemkot Makassar dan Kapolri agar usaha sejenis tidak dibolehkan beroperasi atau melakukan aktifitas yang mendatangkan massa untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Makassar,” ungkap Imam Hud.

Dalam razia ini, Satpol PP langsung menutup kedua panti pijat tersebut dan meringkus para tenaga masseur (pemijat) wanita ditempat tersebut untuk diproses sesuai ketentuan.

“Kami juga menyita sejumlah alat bukti, dan akan memproses para tenaga masseurnya sesuai ketentuan hukum, termasuk akan melimpahkan ke pengadilan nantinya,” jelas Imam Hud.

Sementara itu, Kasie Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Makassar, Andi Nazaruddin yang dikonfirmasi mengatakan, kedua usaha tersebut dipastikan beroperasi secara ilegal karena izin usahanya telah dicabut dan tidak lagi diperpanjang oleh Pemkot Makassar.

“Kalau tidak salah, sekitar dua tahun lalu kedua usaha tersebut bersama sejumlah panti pijat lainnya di Jalan Malengkeri sudah kami cabut izin usahanya, karena lokasinya dianggap melanggar ketentuan Perda Kota Makassar Nomor 5 Tahun 2011 tentang Tanda Daftar Usaha Kepariwisataan, khususnya terkait larangan berdekatan dengan sekolah dan sarana ibadah,” jelasnya, Minggu (12/4/2020) malam.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Makassar sebelumnya telah menerbitkan surat imbauan sementara tempat hiburan malam dan rekreasi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan Covid-19 di Kota Makassar.

Dalam surat edaran itu, kegiatan usaha yang wajib ditutup masing-masing, Klub malam, diskotik, Pub, Karaoke keluarga dan eksklusif, Bar dan Kafe, Panti pijat, Refleksi dan Spa, Mandi Uap, Bioskop , Bola Sodok, Arena permainan ketangkasan atau elektronik yang ada di Mall.

Pemkot Makassar juga mengimbau bagi pihak yang terkait dalam penyelenggara kegiatan di Ballrom Hotel dan Balai Pertemuan, untuk membatalkan semua acara atau kegiatannya hingga batas waktu yang ditentukan. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya