Setelah Masa Sosialisasi PSBB, Pemkot Makassar Akan Terapkan Sanksi Pidana

17 April 2020 18:51
Setelah Masa Sosialisasi PSBB, Pemkot Makassar Akan Terapkan Sanksi Pidana

POSMAKASSAR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak ingin pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) nantinya berjalan tidak maksimal. Semua wilayah yang telah ditetapkan wajib menjalankan aturan dalam penerapan PSBB kelak.

“Wajib pokoknya. Artinya, jangan sampai ada wilayah dalam kota ini yang menjalankan dan ada yang tidak,” kata Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb yang dikonfirmasi, Jumat (17/4/2020).

Menurutnya, masa sosialisasi dan percobaan PSBB sudah dijadwalkan berlangsung 7 hari ke depan. Setelah 24 April 2020, PSBB sudah masuk ke fase penindakan dan jeratan pidana.

“Jadi hari ini sampai 23 April adalah masa sosialisasi dan percobaan. Di masa ini masih ada teguran bagi pelanggar,” ungkap Iqbal.

Namun setelah 24 April, fase teguran telah berakhir. Aparat akan langsung bertindak terhadap para pelanggar aturan main.

“Ada ancaman pidana jika aturan main selama PSBB dilanggar. Kami harap seluruh aturan dijalankan sebagai langkah proteksi diri dari penyebaran Covid-19,” katanya.

Iqbal menjelaskan,  pemerintah akan memberikan sanksi tegas sesuai yang berlaku dalam Perarturan Kementerian Kesehatan No.9 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dimana sanksi pidana maksimal 1 tahun atau denda 100 Juta.

“Sanksinya tegas, sesuai Undang-Undang (UU) yang berlaku, Undang-Undang Karantina, Undang-Undang transportasi, Undang-Undang Pemerintah Daerah dan Undang-Undang kepolisian,” ungkap Iqbal Suhaeb.

Hingga saat ini, Pemerintah Kota Makassar tengah menggodok Peraturan Walikota (Perwali) tentang pelaksanaan PSBB, dan diharapkan Perwali tersebut rampung dalam sehari atau dua hari kedepan.

“Nanti kita tindaklanjuti juga dengan keputusan Walikota, juknis dan Standar Operasional Prosedur (SOP),” tambahnya.

Menurut Iqbal, PSBB adalah penegakan hukum. Sehingga harus ada kejelasan aturan yang bisa disosialisasikan sebelum diterapkan. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya