Amankan PSBB di Kota Makassar, 1.200 Personil Kepolisian dan Anjing Pelacak Akan Diturunkan

18 April 2020 19:11
Amankan PSBB di Kota Makassar, 1.200 Personil Kepolisian dan Anjing Pelacak Akan Diturunkan

POSMAKASSAR.COM – Sebanyak 1.200 personel kepolisian disiapkan untuk mengamankan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol 
Ibrahim Tompo, mengatakan hal tersebut, Sabtu (18/4/2020).

Seperti diketahui, PSBB rencana akan mulai diberlakukan pada 24 April 2020 mendatang, tepatnya awal bulan Ramadan.

“Dalam rangka pelaksanaan PSBB itu, kami dari pihak kepolisian telah mempersiapkan beberapa langkah teknis untuk mendukung upaya Pemkot Makassar dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Salah satu diantaranya, kami sudah menyiapkan ribuan personel guna mengamankan seluruh wilayah Kota Makassar,” ujar Ibrahim Tompo.

Ribuan personel itu merupakan gabungan dari Polda Sulsel 390 orang dan 810 personel dari Polrestabes Makassar.

Teknis tersebut berupa pemberlakukan sistem pengamanan kota (sispam kota), dengan melakukan pola preventif dan represif.

Berupa pembuatan dan penjagaan pada pos-pos di beberapa wilayah dan penggal-penggal jalan untuk membatasi gerak masyarakat.

Para petugas akan melaksanakan giat patroli dan pengecekan terhadap pembatasan kegiatan-kegiatan masyarakat, sesuai aturan PSBB / PMK No.9/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB

Petugas bakal penertiban bagi warga yang masih melanggar aturan PSBB.

Bagi yang melanggar PSBB sesuai Protokol Kesehatan dan Aturan Karantina Kesehatan No. 6 /2018, akan di proses pidana.

Namun untuk sementara kata dia, proses penertiban terhadap para pelanggar tetap dilakukan secara humanis.

Ibrahim Tompo berharap, masyarakat tentunya bisa memahami kondisi ini, dan meminta dukungan seluruh elemen agar proses ini berjalan dengan baik, efektif dan efisien, demi kepentingan bersama.

“Kepada masyarakat Makassar, kami himbau agar nantinya mentaati aturan pelaksanaa PSBB ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, timnya juga berencana menurunkan anjing pelacak polisi atau yang sering disebut dengan K9, untuk membubarkan kerumunan warga di Kota Makassar selama wabah Covid-19, jika warga tetap tidak mengindahkan imbauan social distancing dan physical distancing dari pemerintah pusat dan daerah.

“Semua potensi dan peralatan di kepolisian akan kita gunakan sesuai kebutuhannya termasuk K9 atau anjing pelacak kepolisian, akan ikut berpatroli nantinya. Barangkali kalau diperingatkan oleh kami tidak mempan, biar gonggongan anjing yang membubarkan kerumunan warga nantinya,” tegas Kombes Pol Ibrahim.

Sejumlah personel juga telah ditunjuk untuk menjaga beberapa titik perbatasan yang ada di Kota Makassar diantaranya perlimaan bandara, Tamalanrea-Poros Pamanjengan, Jalan Tamangapa-Gowa, Jalan Aroepala Hertasning-Gowa, Jembatan Barombong dan perempatan Jalan Sultan Alauddin – Malengkeri – Syeikh Yusuf Gowa. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya