Bantuan Menggunung di Rujab, Mulawarman : Gubernur Sulsel Buat Pencitraan diatas Penderitaan Rakyat

04 May 2020 21:16
Bantuan Menggunung di Rujab, Mulawarman : Gubernur Sulsel Buat Pencitraan diatas Penderitaan Rakyat

POSMAKASSAR.COM – Ribuan bantuan Sosial bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 berupa Sembako dari pihak swasta ditampung dirumah jabatan Gubernur Sulsel. Bantuan tersebut diterima Pemprov Sulsel dan dikelola melalui tim PKK.

Bantuan tersebut, mengundang kecemasan masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Bantuan-bantuan tersebut kini terlihat menggunung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Mulawarman yang merupakan sahabat akrab Gubernur Sulsel menyesalkan langkah Pemprov Sulsel dibawa kepemimpinan Gubernur, Nurdin Abdullah yang tidak maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat selama pandemi virus Corona atau Covid-19. Apalagi bagi masyarakat di dua daerah yakni Kota Makassar dan Kabupaten Gowa yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Ini belum menggunakan APBD, ini bantuan pihak swasta yang diharapkan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak Covid-19. Apalagi dua daerah sudah PSB, kabupaten Gowa dan kota Makassar, berikan saja kepada dua daerah itu untuk dibagikan ke masyarakatnya. Baiknya pihak swasta serahkan langsung bantuannya ke masyarakat, tidak harus melalui Gubernur,” kata Mulawarman, Senin (4/5/2020).

Mulawarman dengan tegas meminta pihak DPRD untuk memanggil, Gubernur Sulsel untuk memberikan laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran penanganan Covid-19 yang senila Rp 500 Miliar.

“Ini pencitraan yang dilakukan Gubernur dan istrinya selaku pimpinan PKK, artinya mengambil kesempatan diatas penderitaan masyarakat. Seola sembako-sembako itu dari Pemprov, padahal bantuan dari pihak swasta. DPRD Sulsel harus panggil Gubernur untuk meminta pertanggungjawaban,” jelas Mulawarman.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel, Dan Pongtasik yang dikonfirmasi wartawan, mempertanyakan bantuan sembako yang masih tertampung di Rujab Gubernur Sulsel tersebut.

“Kok bantuan masih di Rujab Gubernur ? Seharusnya bantuan tersebut disalurkan ke kabupaten/kota untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya, Senin (4/5/2020).

Pongtasik pun menyarankan agar bantuan tersebut sesegera mungkin disalurkan ke kabupaten/kota melalui tim gugus Covid-19 dan tidak melibatkan PKK atau pihak lainya.

“Bukan PKK ataupun pihak lainnya, harusnya tim gugus yang distribusikan supaya pembagian di kabupaten/kota terkoordinasi dengan baik,” jelasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya