Berdalih Minta Sumbangan Untuk Panti Asuhan, Seorang Penipu Diciduk Polisi

19 May 2020 20:15
Berdalih Minta Sumbangan Untuk Panti Asuhan, Seorang Penipu Diciduk Polisi

POSMAKASSAR.COM – Seorang warga asal Camba-Camba Kabupaten Jeneponto,
Jasman Bin Hamsina (38), diciduk polisi
setelah dilaporkan melakukan penipuan dengan cara meminta sumbangan berkedok bantuan panti asuhan.

Pelaku mengaku sebagai panitia panti asuhan lalu berkeliling ke rumah warga hingga pertokoan di kabupaten Bulukumba.

Jasman meminta sumbangan dengan mengatasnamakan Panti Asuhan Ihyaun Nufus dan Panti Asuhan Hidayatullah yang beralamat di Bulukumba.

“Dia (Jasman) ini minta sumbangan dengan dalih mengatasnamakan panti, padahal uang yang didapatkan hanya untuk dirinya sendiri,” ujar Kapolsek Ujung Bulu AKP Syafaruddin saat dihubungi, Selasa (19/5/2020).

Sebelumnya, kasus penipun ini terungkap saat beberapa warga resah dan melapor karena pelaku dalam melaksanakan aksinya cenderung memaksa warga untuk memberikan sumbangan.

Jasman diringkus polisi di area Pasar Sentral Bulukumba, Kecamatan Ujung Bulu, Minggu (17/5/2020) kemarin. Saat itu, pelaku tengah berkeliling meminta sumbangan dari rumah ke rumah warga lainnya.

“Waktu itu anggota jaga di Pos Operasi Ketupat. Terus ada orang minta sumbangan atas nama pesantren di dekat pos polisi itu, akhirnya dicek karena anggota juga curiga, apalagi ada laporan warga sebelumnya,” ujar Syafaruddin.

Saat diperiksa, ternyata nama pesantren yang dicatut pelaku tidak terdaftar di wilayah Kabupaten Bulukumba. Saat diselidiki polisi lebih lanjut, Jasman ternyata adalah pelaku penipuan dimaksud.

“Yang dia catut itu kan nama panti asuhan di Bulukumba, ternyata tidak ada. Sehingga dia diinterogasi dan terungkap lah kasus penipuannya itu,” kata Syafaruddin.

Saat diinterogasi petugas, dalam sehari Jasman mengaku bisa mengumpulkan uang sekitar hingga Rp6 juta.

“Dari pengakuannya, uang tersebut digunakan untuk berfoya-foya dan digunakan untuk keperluan sehari hari,” katanya.

“Yang bersangkutan kini dalam proses penanganan Sat Reskrim Polsek Ujung Bulu,” tambahnya.

Syafaruddin pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya jika mendapati permintaan sumbangan seperti itu.“Segera laporkan jika ada hal mencurigakan seperti itu,” katanya.

Sementara pimpinan Panti Asuhan Ihyaun Nufus, Rosmayani, merasa keberatan dan dirugikan atas kejadian ini.

“Saya selaku pimpinan panti asuhan sama sekali tidak pernah menyuruh orang untuk meminta sumbangan yang mengatas namakan panti asuhan, semoga pelaku bisa dihukum setimpal,” harapnya.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya