Pemkot Makassar Larang Pegawai Parkir Kendaraan di Balaikota

25 May 2020 14:33
Pemkot Makassar Larang Pegawai Parkir Kendaraan di Balaikota

POSMAKASSAR.COM – Upaya memberikan kenyamanan dan nilai estetika di Kantor Walikota Makassar (Balaikota), Pemerintah Kota (Pemkot) menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang sosialisasi, pengawasan dan penindakan pengaturan area parkir Balaikota Makassar.

Dengan demikian, nantinya seluruh staf dan pegawai Pemkot Makassar tidak diperkenankan lagi memarkir kendaraannya di Balaikota. Semua telah disiapkan area parkir di Karebosi Link dan Kanrerong.

“Hal Ini kita lakukan sebagai upaya menciptakan keamanan, kenyamanan, dan memberikan citra estetika yang menarik, tertib dan teratur terkait perparkiran di Balaikota Makassar. Hal tersebut sesuai hasil kajian analisa parkir berupa site plan parkir,” kata Pj Walikota Makassar Prof Yusran Jusuf, Senin (25/5/2020).

Ada pun area parkir Balaikota, kata Yusran, hanya diperuntukkan bagi kendaraan dinas atau yang dipergunakan Walikota, Wakil Walikota, Sekda, Forkopimda, pejabat eselon II, serta para kepala bagian dan sekretaris dinas atau badan.

Seluruh pejabat maupun staf tidak diperkenankan lagi untuk melakukan parkir di bahu Jalan Slamet Riyadi (sebelah barat kantor balaikota). Sementara untuk Jalan Balaikota hanya diperkenankan bagi kendaraan roda empat satu jalur.

Setidaknya, ada tiga poin besar yang di atur pada surat edaran bernomor, 550/194/S.Edar/
Dishub V/2020 per tanggal 22 Mei 2020 itu. Mulai dari tahap sosialisasi, tahap pengawasan, dan tahap penindakan.

Tahap sosialisasi dan simulasi akan dilaksanakan pada 27 Mei-1 Juni 2020. Sedangkan pada 2 Juni sudah mulai dilakukan penindakan berupa pengembokan kendaraan Dinas jika terparkir di area yang dilarang atau tidak sesuai site plan area parkir yang telah ditentukan.

“Site Plan parkir ini tidak berlaku sementara hanya jika ada kegiatan besar yang melibatkan seluruh pejabat pemerintah kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat dan masyarakat umum,” kata Yusran.

Ada pun camat dan pejabat yang berkantor di luar Balaikota akan disiapkan area parkir tersendiri.

Sedangkan pejabat yang diperbolehkan parkir di dalam balaikota akan diberi kartu parkir (sticker). Setiap tamu, hanya diperbolehkan menurunkan penumpang di Balaikota, selanjutnya kendaraan akan diarahkan ke Karebosi Link atau Kanrerong.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya