Dugaan Korupsi RS Batua, Pejabat Dinkes Kota Makassar Diperiksa Maraton

17 June 2020 23:32
Dugaan Korupsi RS Batua, Pejabat Dinkes Kota Makassar Diperiksa Maraton

POSMAKASSAR.COM – Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel dikabarkan telah memeriksa sejumlah pejabat dilingkup Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar.

Pemeriksaan sejumlah pejabat Dinkes itu berlangsung maraton dalam dua pekan terakhir, guna mengungkap aktor intelektual dibalik dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Batua, Kota Makassar senilai Rp25,5 miliar.

Direktur Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombes Pol Augustinus Berlianto Pangaribuan mengungkapkan, pejabat yang diperiksa diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin, seorang PPK dan PPTK. Termasuk konsultan pengawas, rekanan proyek dan pengawas proyek.

“Mereka kita mintai keterangannya dalam kapasitas sebagai saksi,” jelas Augustinus.

Diketahui, proyek pembangunan rumah sakit tipe C yang berlokasi di Jalan Abdullah Daeng Sirua No 338, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar tersebut dikerjakan oleh rekanan dari PT Sultana Nugraha, dengan nilai anggaran sebesar Rp25,5 miliar, yang bersumber dari anggaran APBD Kota Makassar tahun 2018 melalui Dinas Kesehatan Kota Makassar. Namun hingga saat ini proyek tersebut terbengkalai.

Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, kemudian menemukan adanya indikasi tindak pidana korupsi yang berdampak timbulnya kerugian negara dalam proyek tersebut.

Dugaan penyimpangan juga mengemuka dalam kasus ini, terlihat dari kegagalan konstruksi sehingga pekerjaan proyek pembangunan rumah sakit Batua Makassar itu terbengkalai. (R/Snd/*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya