Komitmen Atasi Covid-19, Pj Walikota Pimpin Apel Gabungan 3000 Pasukan Disinfektan

27 June 2020 16:17
Komitmen Atasi Covid-19, Pj Walikota Pimpin Apel Gabungan 3000 Pasukan Disinfektan

POSMAKASSAR.COM – Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Prof Dr Rudy Djamaluddin ST M Eng membuktikan komitmennya untuk bekerja maksimal mengendalikan penyebaran coronavirus disease (Covid-19) yang mewabah sejak beberapa bulan terakhir.

Pada hari kedua setelah dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Rudy langsung menurunkan 3000 lebih tim gabungan yang akan melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di pelosok-pelosok kota, khususnya daerah yang selama ini masuk kategori zona merah.

Dalam apel bersama di pelataran Pelabuhan Paotere, Rudy memberikan penegasan mengenai tiga perilaku utama yang harus diwujudkan dalam mengendalikan pandemi di Makassar, yakni kepatuhan, kejujuran dan kebersamaan.

Menurutnya, semua elemen masyarakat, siapapun itu saat sekarang ini harus patuh pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, dengan menggunakan masker saat beraktivitas, rajin cuci tangan dan senantiasa menjaga jarak.

“Kedua adalah kejujuran, makanya kita harus edukasi masyarakat kita untuk tidak perlu malu, covid itu bukan aib, masyarakat harus diajak jujur demi keselamatan bersama. Jika ada demam-demam, harusnya jujur dan sampaikan ke RT/RW atau lurah agar diberi perhatian. Dan, yang ketiga adalah kebersamaan. Dengan bersama tidak ada hal yang tidak bisa kita selesaikan. Jika ketiganya ini dipatuhi, maka Covid-19 di Makassar akan selesai,” jelas Rudy, Sabtu (27/6/2020).

Dalam apel bersama itu, Rudy mengajak seluruh satuan tugas lapangan, unsur pemerintahan, TNI dan aparat kepolisian, serta seluruh masyarakat untuk menjadikan Covid-19 sebagai musuh bersama.

“Jika ini kita lakukan, insya Allah dalam dua minggu hingga satu bulan kedepan, kita bisa melihat trend bahwa covid sudah bisa kita kendalikan, tidak ada lagi masyarakat kita yang harus meninggal karena covid, kita harapkan tidak ada lagi masyarakat kita yang masuk rumah sakit karena covid-19. Jika tubuh kita sehat, makan yang bergizi, dan menjadikan imun tubuh menjadi kuat, maka tidak perlu dirawat di rumah sakit. Lihatlah program Wisata Covid-19 yang dicanangkan Bapak Gubernur (Nurdin Abdullah). Program itu memperlihatkan begitu banyak orang sembuh tanpa harus kerumah sakit. Makanya usaha meningkatkan imun tubuh juga sangat penting. Kita tidak ingin terpapar covid dan terkapar secara ekonomi,” tutur Rudy.

“Makanya kita harus bangkit dan kuat. Masyarakat Makassar berkarakter pejuang, pantang mundur, olehnya itu saya mengajak untuk bersama-sama lawan wabah ini, tegakkan protokol kesehatan dan jujur jika merasakan gejala,” imbuhnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya