Rangkap Jabatan di Pemprov Sulsel, Dewan Soroti Pj Walikota Makassar Tak Hadiri Paripurna

17 July 2020 19:57
Rangkap Jabatan di Pemprov Sulsel, Dewan Soroti Pj Walikota Makassar Tak Hadiri Paripurna

POSMAKASSAR.COM – Pihak DPRD Kota Makassar menyayangkan ketidakhadiran Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin pada Rapat Paripurna Penjelasan Walikota Makassar terhadap rancangan peraturan paerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, Jumat (17/7/2020).

Ketua Fraksi PAN, Hamzah Hamid mengatakan, ketidakhadiran Rudy dikabarkan karena sedang mendampingi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah ke Masamba, Luwu Utara (Lutra) pasca banjir bandang, masih bisa di maklumi.

Namun, kata dia, seharusnya Rudy juga tidak boleh mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Pj Walikota Makassar.

“Ini paripurna pertama yang mestinya dihadiri Pj Walikota. Para anggota DPRD tentu sangat antusias karena ini merupakan pertemuan perdana,” katanya.

Hamzah menyayangkan karena Rudy lebih memilih mengambil tanggung jawab di tempat lain dan mengabaikan tugas utamanya di Kota Makassar.

“Mendampingi Gubernur penting, tapi jauh lebih penting memperhatikan nasib masyarakat Kota Makassar saat ini,” terangnya.

Hamzah pun mengancam Fraksi PAN akan walk out pada rapat paripurna pemandangan fraksi pekan depan, jika Pj Walikota kembali tidak hadir.

“Hari ini kami bisa memaklumi, tapi di rapat pandangan fraksi kami tidak akan mentolerir lagi,” katanya.

Hal senada disampaikan Legislator PKS Azwar, yang memintah agar Gubernur Sulsel bisa mengganti posisi Rudy Djamaluddin sebagai Kadis PUPR di Provinsi Sulsel, agar kerja-kerjanya di Makassar bisa lebih maksimal.

“Tugas besar Penjabat Walikota, adalah bagaimana agar Covid-19 ini bisa tertangani dengan baik. Apalagi kedepan Makasaar juga akan menghelat Pilwalkot. Ini memerlukan konsentrasi dan kerja keras. Kalau perlu Gubernur meminta ke Rudy untuk rela mundur dari jabatannya di Pemprov,” katanya.

Sementara Nunung Dasniar dari fraksi Partai Gerindra, juga menyoroti jabatan Rudy yang masih dirangkap sebagai Kadis PUPR di Provinsi Sulsel.

“Apalagi kasus Covid-19 bukan semakin baik malah semakin bertambah. Saran saya ke pak Gubernur untuk mengganti pak Rudy sebagai Kadis PUPR di Provinsi. Atau setidaknya, Rudy harus memilih jabatan mana yang harus ia akan jalankan, tidak boleh dua-duanya,” ucapnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya