Produksi Alat Kesehatan, BLK Makassar Salurkan 9.015 APD Pada 15 Lembaga Keagamaan

21 July 2020 18:17
Produksi Alat Kesehatan, BLK Makassar Salurkan 9.015 APD Pada 15 Lembaga Keagamaan

POSMAKASSAR.COM – Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Makassar menyerahkan 9.015 Alat Pelindung Diri (APD) kepada 15 lembaga keagamaan yang berada di wilayah Kota Makassar, Selasa (21/07/2020).

Sebanyak 9.015 APD tersebut terdiri dari masker sebanyak 8.700 buah, faceshield sebanyak 300 buah dan wastafel portabel sebanyak 15 buah yang merupakan hasil karya dari siswa BLK Makassar dari jurusan Garmen dan teknik pengelasan.

Kepala BLK Makassar, Fitroh Hanrahmawan mengatakan bahwa sejak merebaknya pandemi Covid-19, Balai Latihan Kerja Makassar gencar melakukan program tanggap Covid-19 dengan dengan menghasilkan produk – produk kesehatan.

“Aksi ini merupakan bentuk dukungan BLK Makassar dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan harapan alat-alat pencegahan penyebaran Covid-19 yang diproduksi BLK memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Diketahui, Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Pusat dibawah naungan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI turut mengambil peran dalam upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19 melalui refocusing kegiatan dan realokasi anggaran.

Dalam upaya tanggap Covid-19, BLK Makassar telah melakukan pelatihan tanggap Covid-19 dengan menggunakan metode pelatihan berupa online training, blended training, distance training dan offline training dengan menerapkan secara ketat dan terukur protokol kesehatan dalam pelatihan pembuatan masker, pembuatan face shield, baju APD (hazmat), wastafel portable, dan bilik antiseptik.

Tujuan pelatihan khusus ini, untuk memberikan bekal keterampilan dasar bagi peserta pelatihan, membantu pencegahan dan penanganan dampak Covid-19, memberdayakan masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19, dan meningkatkan ketahanan ekonomi melalui pemberian insentif berupa uang saku pelatihan.

Dalam kondisi normal peserta pelatihan tidak diberikan insentif, tapi dengan refocussing program dan anggaran, BLK Makassar menyisihkan dan mengalihkan biaya perjalanan dinas dan kegiatan lainnya untuk pemberian insentif kepada peserta pelatihan, sesuai Petunjuk Teknis Dirjen Binalattas Kemnaker RI.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya