Berbahaya, BBPOM Sebut Kantong Plastik Mengandung Zat Karsinogen Pemicu Kanker

22 July 2020 15:45
Berbahaya, BBPOM Sebut Kantong Plastik Mengandung Zat Karsinogen Pemicu Kanker

POSMAKASSAR.COM – Balai Besar Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar mengeluarkan peringatan khusus kepada publik tentang bahaya kresek hitam untuk membungkus makanan dan hewan kurban.

Surat edaran tersebut telah dikeluarkan oleh BPOM RI Nomor: KH.00.02.1.55.2890 Tanggal : 14 Juli 2009 tentang bahaya kantong plastik kresek hitam.

Tiga hal yang disampaikan BPOM yakni:

1. Kantong plastik kresek berwarna terutama hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang yang sering digunakan untuk mewadahi makanan.

2. Dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat, dll. Dalam proses tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahayanya bagi kesehatan.

3. Jangan menggunakan kantong plastik kresek daur ulang tersebut untuk mewadahi langsung makanan siap santap.

Kepala bidang informasi dan komunikasi BBPOM Makassar, Erni Arnida menghimbau agar masyarakat tak menggunakan kantongan plastik berwarna hitam untuk mewadahi langsung makanan siap santap.

” Jangan menggunakan kantong plastik kresek daur ulang tersebut untuk mewadahi langsung makanan siap santap karena didalam kandungan plastik mengandung zat pewarna yang bisa tercampur dengan daging dan diduga mengandung zat karsinogen yang bisa menyebabkan kanker,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/07/2020).

Sebelumnya, larangan menggunakan plastik berwarna untuk membungkus makanan sebenarnya sudah sejak lama dipublikasikan Badan Pengawasan Makanan dan Obat (BPOM ) RI dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Pada 2007, LIPI mencatat bahwa penggunaan plastik di tengah masyarakat tergolong tinggi karena alasan praktis, lebih murah, mudah didapat dan tahan lama. Sayang sekali, masyarakat kurang menyadari konsekuensinya.

Menurut LIPI, plastik berwarna bisa berbahaya jika digunakan membungkus makanan berminyak atau berlemak, apalagi bersuhu panas.

Pasalnya, zat-zat adiktif dalam plastik seperti adipate, phthalate, dan Bisphenol-A (BPA) mudah terurai dalam lemak dan panas. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya