Tim Forensik Ungkap Ciri-ciri Korban Kebakaran Ruko di Jalan Nusantara Makassar

29 July 2020 01:11
Tim Forensik Ungkap Ciri-ciri Korban Kebakaran Ruko di Jalan Nusantara Makassar

POSMAKASSAR.COM – Tim Forensik Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokkes) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan mengungkap ciri-ciri jenazah korban kebakaran yang terjadi di Jalan Nusantara, Kelurahan Pattunuang, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Senin (27/7/2020) kemarin.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada sebuah ruko bekas tempat kos-kosan karyawan itu, aparat menemukan seorang korban tewas dalam keadaan tertelungkup.

Jenazah korban yang ditemukan terpanggang di dalam kamar lantai dua ruko tersebut, sebelumnya dikabarkan berjenis kelamin wanita. Namun setelah tim forensik melakukan otopsi, akhirnya dipastikan bila korban berjenis kelamin pria atau laki-laki.

Dari hasil otopsi tim forensik, juga disebutkan ciri-ciri korban, yakni tubuh berukuran sekitar 150 cm, memakai cincin perak di jari tangan kanan, gigi tampak rata pada bagian depan dan bawah, dan saat kejadian korban memakai celana jeans warna biru.

Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan hasilnya ditemukan juga barang yang diduga milik korban seperti topi, buku tabungan dan kartu identitas atas nama Anditta Latif, warga Jalan Sao-Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Hasil otopsi tim forensik ternyata mayat yang ditemukan kemarin malam di lokasi kebakaran, bukan seorang wanita. Tapi berjenis kelamin pria,” kata Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Kadarislam, saat ditemui awak media di lokasi, Selasa (28/7/2020).

Kadarislam membenarkan bahwa ciri-ciri pada korban kebakaran ini memiliki tinggi badan sekitar 150 cm dan memakai cincin batu serta memakai celana jeans warna biru.

“Sementara itu yang bisa diidentifikasikan dan kami sementara mau dibaca hasil olah TKP dari tim forensik yang ditemukan di TKP. Semoga ada petunjuk lain untuk mencari identitas korban,” jelasnya.

Saat ditemukan, kata mantan Kapolres Bone ini, jenazah korban tersebut berada dalam kamar lantai dua dengan posisi tertelungkup.

“Saat ditemukan, korban ini berada di atas tempat tidur. Dia ditemukan oleh tim pemadam kebakaran. Jadi, jika terjadi bencana, logikanya orang tersebut akan berusaha menyelamatkan diri dan mencari jalan keluar seperti jendela atau kamar mandi, tetapi saat ditemukan korban berada di tempat tidur dalam keadaan tertelungkup,” ungkapnya.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih terus mendalami motif penyebab kebakaran pada ruko berlantai tiga itu, karena sejak tiga bulan terakhir ruko tersebut tidak lagi dialiri listrik. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya