Baznas Kota Makassar Gunakan Ember Sebagai Wabah Penyaluran Daging Hewan Kurban

31 July 2020 18:40
Baznas Kota Makassar Gunakan Ember Sebagai Wabah Penyaluran Daging Hewan Kurban

POSMAKASSAR.COM – Pada perayaan Idul Adha kebanyakan masyarakat di Sulawesi Selatan masih menggunakan kantong plastik berwarna untuk membungkus daging hewan kurban. Pada dasarnya, penggunaan kantong plastik berwarna tidak disarankan lagi karena memberikan dampak kesehatan yang buruk bagi tubuh manusia.

Kantong plastik merupakan jenis sampah yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai secara alami.

Alasan tersebut membuat Badan Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar menyalurkan 250 daging kurban kepada mustahik memakai ember tanpa menggunakan kantong plastik pada perayaan Idul Adha kali ini.

“Wadah menggunakan ember dipakai sebagai upaya Baznas Kota Makassar untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang sangat rentan pada wabah kantong plastik. Selain itu, tak digunakannya kantong plastik sebagai upaya untuk penyelamatan lingkungan dan menghindari dampak buruk bagi kesehatan,” ujar kabid Pendistribusian dan pendayahgunaan zakat Baznas Makassar, H Abdul Aziz Bennu, Jumat (31/07/2020).

Ia menambahkan bahwa kantong plastik hitam yang diketahui merupakan hasil proses daur ulang plastik bekas pakai itu, mengandung zat karsinogen yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Kantong plastik juga sangat berbahaya bagi kesehatan sehingga kami tak menggunakannya,” pungkasnya.

Diketahui Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Makassar menyelenggarakan pemotongan hewan kurban sebanyak 8 ekor pada perayaan hari raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Berbeda tahun lalu, tahun ini Baznas Kota Makassar tak menyalurkan secara langsung kepada mustahiq (orang yang membutuhkan) tetapi pihak Baznas membawakan langsung kerumah masing-masing warga ditengah pandemi Covid-19.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya