Pekerja Pariwisata Lakukan Unjuk Rasa, Minta Usaha Hiburan di Makassar Dibuka Resmi

13 August 2020 15:33
Pekerja Pariwisata Lakukan Unjuk Rasa, Minta Usaha Hiburan di Makassar Dibuka Resmi

POSMAKASSAR.COM – Ribuan karyawan usaha hiburan dan pekerja seni se-kota Makassar melakukan aksi unjuk yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Pariwisata Kota Makassar di kantor Balaikota Makassar jalan Ahmad Yani, Kamis (13/08/2020).

Aksi tersebut sebagai bentuk protes terkait tindakan Pemerintah Kota Makassar yang menutup usaha hiburan malam.

Dalam aksinya ini, pengunjuk rasa memberikan 3 tuntut kepada yaitu 1. Membuka usaha pariwisata dan aktivitas hiburan kota Makassar, 2. Bertanggung jawab atas dampak penutupan, tempat usaha pariwisata kota Makassar, 3. tidak meneror kepada pelaku usaha.

Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) Kota Makassar, Zulkarnaen Ali Naru meminta agar Pemerintah Kota Makassar dapat meninjau ulang peraturan Walikota Makassar (Perwali) nomor 36 tahun 2020 dikarenakan seluruh usaha hiburan di Kota Makassar telah menerapkan protokol kesehatan tetapi masih saja dilarang dibuka.

“Saya mau Pemerintah Kota Makassar meninjau ulang itu perwali nomor 36 tahun 2020 mengenai protokol kesehatan, karena kami telah terapkan protokol kesehatan di tempat usaha hiburan tapi usaha hiburan tetap saja ditutup,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jika memang tetap ditutup, Pemerintah Kota Makassar wajib menggaji terhadap 5.288 karyawan pariwisata dan hiburan malam yang tidak bekerja selama 5 bulan di pandemi Covid-19.

“Pemerintah Kota Makassar harus mencarikan solusi untuk kami jika memang ditutup, kami minta pemerintah menggaji terhadap 5.288 karyawan pariwisata dan hiburan malam yang tidak bekerja selama 5 bulan di pandemi Covid-19. Kami tuntut Rp 48 miliar perbulan sebagai kompensasi” tambahnya.

Selain itu, lanjut Zul, pihaknya juga meminta Pemerintah Kota Makassar dan tim gugus Covid-19 Makassar untuk meninjau langsung tempat usaha hiburan mereka.

“Kalau memang kami dikatakan melanggar protokol kesehatan, ayo datang ke tempat kami , lihat yang mana melanggar, kalau perlu tempatkan tim gugus Covid-19 dsetiap tempat hiburan di Makassar. Kalau ada potensi pelanggaran tegur kami,” pungkasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya