September Mendatang, AUHM Harap Event Pada Usaha Hiburan Bisa Terselenggara

26 August 2020 16:27
September Mendatang, AUHM Harap Event Pada Usaha Hiburan Bisa Terselenggara

POSMAKASSAR.COM – Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) berharap aktivitas usaha-usaha hiburan pada September mendatang bisa berjalan normal dan para pengusaha hiburan bisa kembali menyelenggarakan event pada usaha mereka.

Harapan dibukanya kembali aktivitas hiburan secara menyeluruh di Kota Makassar tersebut, dengan alasan jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di Kota Makassar terus menurun dalam beberapa bulan terakhir, sesuai data yang dikeluarkan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar.

Ketua AUHM, Zulkarnain Ali Naru mengatakan bahwa pembukaan seluruh aktivitas usaha hiburan di Kota Makassar tentunya akan tetap mengedepankan protokol kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan dalam peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Kami akan terus melakukan diskusi dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar agar aktivitas hiburan dan event-event bisa kembali diizinkan pada September 2020. Tentunya, dengan syarat penerapan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya disela-sela kegiatan popcast bersama para musisi, disc jockey (DJ) dan pengusaha hiburan yang berlangsung di Gudang Taman, jalan Tanggul Patompo Kota Makassar, Rabu (26/08/2020) malam.

Ia menambahkan bahwa protokol kesehatan yang selama ini telah diterapkan pihaknya ditempat hiburan di Kota Makassar seperti dengan upaya melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap tamu yang ingin masuk, jaga jarak antara pengunjung, penyemprotan desifektan, mewajibkan pengunjung untuk memakai masker, menyiapkan cover mic dan masih banyak lagi lainnya.

“Para pengusaha hiburan di Makassar kami wajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan seperti melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap tamu yang ingin masuk, jaga jarak antara pengunjung lainnya, menyemprotkan desifektan, mewajibkan pengunjung untuk memakai masker, menyiapkan hand sanitizer, cover mic dan masih banyak lagi lainnya. Jika semua itu belum diterapkan, maka tentu kami juga dengan tegas meminta kepada para pengusaha agar usahanya jangan dulu dibuka,” jelasnya.

Diketahui, pekerja yang ada pada usaha-usaha hiburan di Kota Makassar tercatat sekitar 4. 844 orang yang telah dirumahkan kurang lebih 6 bulan akibat dampak mewabahnya Covid-19. Jika tetap tidak diizinkan dibuka, AUHM Kota Makassar minta Pemerintah Kota Makassar menyiapkan anggaran Rp 48 Miliar untuk membiayai ribuan pekerja yang telah lama dirumahkan itu.

Pada kegiatan tersebut, Badan Pengurus AUHM juga membagikan ratusan masker kepada para pekerja seni, sekolah-sekolah DJ, kelompok penyanyi jalanan, pedagangan kaki lima (PK5) dan komunitas terkait lainnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya