Bulog Sulselbar Salurkan Bansos Untuk 384.407 KPM PKH

02 September 2020 19:22
Bulog Sulselbar Salurkan Bansos Untuk 384.407 KPM PKH

POSMAKASSAR.COM – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sulawesi Selatan dan Barat menyalurkan 17.000 ton beras kepada 384.407 Keluaga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di gudang Bulog Panaikang jalan Urip Sumihardjo Kota Makassar, Rabu (02/08/2020).

Penyaluran tersebut merupakan program dari Kementerian Sosial bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) yang diperuntukkan bagi korban yang terdampak Covid-19 dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sulselbar, Eko Pranoto mengatakan bantuan tersebut diberikan dalam rangka penanganan Pandemi Covid-19, yakni untuk pesrta KPM PKH di wilayah kerjanya, meliputi Sulawesi Selatan dan Barat.

“Bantuan ini diperuntukkan untuk penanganan Covid-19 dalam program KPM PKH. Dalam pertiga bulannya, kami menyalurkan kurang lebih 17.000 ton beras bantuan dari kementerian Sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Bulog hanya menyerahkan kepada transporter yakni pihak DNR (Dosni Roha) Corporation kantor pusat di Kementerian Pertanian di depan pintu gudang, selanjutnya ke pihak distribusi ke kelurahan atau desa masing-masing.

“Kami juga telah menugaskan teman-teman di cabang maupun di cabang pembantu untuk melaksanakan program bansos ini. Dan Alhamdulillah di beberapa kabupaten sudah melaksanakan juga. Di bulan Agustus-September dirapel dua bulan, nanti Oktober pemberian satu karung berasnya lagi per KPM,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Gemala Faoza, menambahkan khusus untuk wilayah Sulsel sendiri telah tercatat 323.247 PKH, dan data sudah ada berdasarkan nama dan alamat dan sudah diserahkan ke pihak DNR yang bertuga untuk menyebarkan ke seluruh wilayah.

“Sesuai arahan menteri, bahwa kita sudah memitigasi dari masalah yang ada di kabupaten/kota. Jadi sudah dipikirkan mulai dari masalah data, dan pendistribusian. Khusus di kabupaten yang dianggap rawan, jadi pihak Bulog, pemerintah, DNR, dan juga bekerjasama dengan pihak TNI,” tambahnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya