Dugaan Kasus Mark Up Bansos Covid-19, Polda Sulsel Periksa 70 Saksi

07 September 2020 14:48
Dugaan Kasus Mark Up Bansos Covid-19, Polda Sulsel Periksa 70 Saksi

POSMAKASSAR.COM – Sebanyak 70 saksi telah diperiksa oleh Penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulawesi Selatan, atas dugaan kasus Mark Up (penggelembungan anggaran) paket sembako untuk masyarakat Makassar yang terkena dampak pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Kasubdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel, Kompol Rosyid Hartanto mengatakan bahwa pihaknya menargetkan perampungan penyelidikan.

“Mungkin sebentar lagi jika tidak ada kendala, kita akan naikan ke penyidikan,” ujarnya kepada awak media, belum lama ini.

Ia menambahkan bahwa satu diantara 70 saksi yang telah diperiksa, adalah Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Muchtar Thahir.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tujuannya sekedar pemberitahuan jika kasus ini sedikit lagi akan naik ke tahap penyidikan, karena dalam 70 saksi, ada juga kepala dinas sosial kota Makassar yang kami periksa,” tambahnya.

Menurut dia, pihaknya berharap BPKP juga bisa segera melaksanakan audit investigasi untuk menghitung kerugian negara sesuai dengan target waktu yang kita harapkan.

“Ketika audit itu sudah keluar, kasus paket sembako ini juga bisa segera naik penyidikan dan tak menunggu lama juga untuk menetapkan tersangka,” jelas Rosyid.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Muchtar Thahir yang hendak dikonfirmasi pada Senin (7/9/2020) terkait hasil pemeriksaannya di Polda Sulsel atas dugaan kasus Mark Up bantuan sosial, belum merespon pesan singkat via Whatsapp wartawan. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya