Dianggap Rugikan Masyarakat, Disdik Sulsel Diminta Evaluasi Sistem Zonasi PPDB

08 September 2020 14:02
Dianggap Rugikan Masyarakat, Disdik Sulsel Diminta Evaluasi Sistem Zonasi PPDB

POSMAKASSAR.COM – Evaluasi sistem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dibeberapa daerah di Sulawesi Selatan termasuk Kota Makassar, sangat diperlukan mengingat banyaknya masyarakat atau calon peserta didik baru merasa dirugikan.

Pasalnya dalam PPDB mengatur berbagai syarat yang harus diikuti untuk memasukkan calon siswa baru di sekolah negeri yang mereka inginkan.

Salah satu evaluasi yang perlu dikaji, yaitu dalam sistem zonasi yang diterapkan pihak sekolah dalam penerimaan calon siswa baru yang sangat merugikan tetangga sekolah.

Ketua Lembaga Forum Orang Tua Murid Sulsel, Herman Hafid Nassa mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan perlu mengkaji ulang atau mengevaluasi sistem PPDB.

Pengkajian ulang yang dimaksud lantaran dalam penerapan zonasi atau berdasarkan jarak sekolah dengan calon siswa baru, tetangga yang terdekat dengan sekolah justru mereka tak diluluskan padahal dalam regulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sistem zonasi menerima calon siswa baru dengan jarak rumah dan sekolah maksimal 1 kilometer.

“Melihat fenomena saat ini dalam PPDB, justru rumah siswa yang berdekatan dengan sekolah tak diloloskan apalagi sampai ada tidak cukup 100 meter mereka tidak lulus, ini justru kesalahan, sementara calon siswa yang rumahnya lebih dari 1 kilometer atau berasal dari daerah lain itu malah diterima,” ujarnya saat ditemui di rumah makan Ma’daeng jalan Monginsidi Kota Makassar, Selasa (8/9/2020).

Ia menambahkan bahwa sistem zonasi harus diatur ulang sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) yang tak merugikan masyarakat bahkan tetangga sendiri.

“Saya cuman berikan kepada dinas pendidikan, tolong evaluasi sistem zonasi, buat juknis yang tak merugikan masyarakat, kalau tidak diubah, maka kejadian tiap tahun dalam penerimaan siswa baru akan kembali terulang ditahun-tahun berikutnya,” tambahnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya