Oknum Guru Dituding Lakukan Pungli, Kepsek SMPN 6 Makassar : Kalau Terbukti Akan Beri Sanksi Tegas

09 September 2020 16:58
Oknum Guru Dituding Lakukan Pungli, Kepsek SMPN 6 Makassar : Kalau Terbukti Akan Beri Sanksi Tegas

POSMAKASSAR.COM – Pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Kota Makassar Sulawesi Selatan membantah adanya dugaan pungutan liar (pungli) terkait pemaksaan siswa-siswi untuk membayar biaya les untuk mengikuti pelajaran tambahan diluar sekolah.

Dugaan isu pungutan liar tersebut dilontarkan oleh beberapa perwakilan orang tua siswa jika pihak sekolah memaksa membayar sebesar Rp 500 ribu untuk mengikuti mata pelajaran dimasa pandemi Covid-19.

Kepala SMPN 6 Makassar, H. Munir mengakui jika memang ada les tambahan bagi siswanya diluar sekolah tetapi yang tidak mengatasnamakan sekolah, guru mata pelajaran maupun walikelas membawa nama pribadi.

“Memang ada les tambahan bagi siswa-siswi, bukan di masa pandemi Covid-19 saja tapi sudah dilakukan sejak Desember 2019, tapi perlu diingat, ini bukan mengatasnamakan sekolah tapi pribadi guru itu sendiri,” ujarnya saat ditemui, Rabu (09/09/2020).

Ia menambahkan bahwa les tambahan tersebut sesuai dengan permintaan orang tua murid dan ditanda tangani langsung oleh pihak orang tua tanpa ada paksaaan.

“Les mata pelajaran tersebut bukan paksaan, tapi ini persetujuan oleh pihak orang tua, dan mereka setuju karena biayanya murah dibandingkan les diluar sana,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa jika ada oknum guru melakukan pungutan liar dan mengatasnamakan SMPN 6 Makassar, maka dirinya tidak segan-segan akan memberi sanksi tegas terhadap oknum guru tersebut kalau memang terbukti.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya