Pengaruh Miras, Seorang Mahasiswi di Makassar Digilir 6 Orang Pria di Hotel

23 September 2020 14:05
Pengaruh Miras, Seorang Mahasiswi di Makassar Digilir 6 Orang Pria di Hotel

POSMAKASSAR.COM – Sungguh naas nasib seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Makassar, menjadi korban tindakan asusila yang dilakukan oleh enam orang pria dan seorang pelaku wanita disalah satu hotel dibilangan Jalan Boelevard, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu, (20/09/2020) kemarin.

Dari tujuh pelaku tersebut, satu diantarannya merupakan perempuan yang juga teman korban. Ketujuh pelaku masing-masing wanita berinisial SN (21), serta 6 pria yakni UF (21), IS (23), NA (20), AF (22), MF (26) dan IB 25.

Dihadapan polisi, korban berinisial EA mengaku jika kejadian tersebut, terjadi pada Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 01.00 Wita.

Kala itu, dirinya yang baru saja menenggak minuman keras bersama teman wanitanya, SN di salah satu cafe di Kota Makassar.

Dirinya hendak pulang ke rumahnya. Namun katanya, itu urung dilakukan lantaran dibujuk oleh SN untuk menginap di hotel. Mereka lalu membuka dua kamar. Salah satunya kamar 103. Di situlah, korban diduga digilir teman prianya.

Saat itu, EA setengah sadar di dalam kamar hotel. Dia sempat mendengar suara seorang pria. “Saya mo dulu (saya saja dulu),” demikian ujar pria itu. EA terbangun.

Saat terbangun, EA kaget. Ada seorang pria di depannya. Selanjutnya, laki-laki itu melarikan diri. EA juga sempat melihat sejumlah pria lainnya yang semula di dalam kamar, ikut melarikan diri.

Setelah korban melaporkan kejadian tersebut, para terduga pelaku kemudian diamankan tak lama setelah kejadian tersebut. Mereka diciduk masing-masing didua lokasi di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, pada Minggu (20/9/2020) sekitar pukul 21.30 Wita.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman mengatakan, korban diduga diperkosa oleh para pemuda secara bergantian di kamar salah satu hotel di wilayah Kecamatan Panakkukang pada Minggu (20/9/2020) dini hari, sekitar pukul 03.00 Wita.

Dalam laporannya, EA mengakui saat itu baru saja pulang dari salah satu cafe di Kecamatan Ujung Pandang. Saat itu korban mengaku sedang dalam kondisi pengaruh minuman keras.

Kemudian korban dibawah ke salah satu hotel di Kecamatan Panakkukang yang sudah dipesan oleh salah seorang terduga pelaku.

“Dari keterangan korban sendiri bahwa tujuh orang inilah yang sama-sama dengan korban tiba di salah satu hotel atau tempat kejadian perkara. Mereka memesan dua kamar. Kamar 101 dan 103. Korban berada di kamar 101, beberapa pelaku ada di kamar yang satu,” katanya, Rabu (23/09/2020).

Lanjut, Setibanya di dalam kamar, korban kemudian langsung dibaringkan di atas tempat tidur. Namun dirinya menyebutkan meski dalam kondisi lemas korban pula sempat mendengar pembicaraan dari para pelaku terkait rencana yang akan dilakukannya.

“Karena kondisinya setengah sadar, Namun, korban mengaku sempat mendengar perbincangan enam pria yang ikut mengantarnya ke kamar terkait kejadian yang akan dilakukan,” tambahnya.

Iqbal menjelaskan, lantaran tak punya daya akibat pengaruh minuman keras, Korban pun mengaku tidak berdaya tubuhnya digerayangi oleh beberapa pria di dalam kamar 101 itu.

“Karna meresah dilecehkan korban pun datang ke Polsek untuk melaporkan aksi yang dilakukan para pelaku,” sebutnya.

Ketujuh orang ini, dijatuhi hukuman pasal 285 KUHPidana tentang pemerkosaan dengan ancaman kurungan di atas lima tahun penjara. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya