Meski Rugi Rp 11,3 Triliun, PT Pertamina Tak Lakukan PHK Selama Pandemi

03 October 2020 15:43
Meski Rugi Rp 11,3 Triliun, PT Pertamina Tak Lakukan PHK Selama Pandemi

POSMAKASSAR.COM – Kebanyakan perusahaan di Indonesia melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya untuk memangkas biaya ditengah pandemi Covid-19.

Tetapi berbeda dengan PT. Pertamina (Persero) tak melakukan PHK atau merumahkan karyawannya. PT Pertamina terus berupaya melakukan efiensi anggaran meskipun mengalami kerugian sebesar Rp11,13 triliun pada semester I-2020.

Upaya-upaya yang dilakukan Pertamina guna meningkatkan kinerja, di antaranya efisiensi belanja operasional (opex) dengan memotong anggaran hingga 30 persen. Selain itu juga melakukan prioritasi belanja modal (capex) dengan selektif hingga bisa lebih efisien 23 persen.

Direktur logistik dan infrastruktur PT Pertamina, Mulyono mengatakan bahwa pihaknya
terus mengakselerasi kinerja demi mengejar keuntungan di akhir tahun 2020 dengan tidak melakukan PHK terhadap karyawan tetapi melakukan efiesiensi anggaran sebesar 30 persen.

“Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, kami tidak melakukan PHK, kami hanya melakukan efiensi anggaran demgan memotong anggaran hingga 30 persen. Kami melakukan renegosiasi kontrak, memitigasi rugi selisih kurs, tetap menjalankan operasional dan investasi sebagai upaya mempertahankan produksi hulu, meningkatkan strategi marketing dengan program diskon dan loyalty customer untuk meningkatkan pendapatan; mereview dan memperbaiki model operasi kilang dan lainnya,” ujarnya disela-sela webinar Pelatihan Untuk Media Bisnis Proses Minyak dan Gas Bumi, Sabtu (03/10/2020).

Saat ini, lanjutnya PT Pertamina Group memiliki karyawan sebanyak 1.225.825 orang yang terdiri dari karyawan organik dan anorganik yang terus bekerja ditengah pandemi Covid-19 dengan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia .

“Tenaga kerja yang langsung terlibat di dalamnya pun mencapai lebih dari 1,2 juta orang. Kendati harus menghadapi tekanan bisnis yang berat sepanjang pandemi, Pertamina berusaha untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), tatkala perusahaan migas global lainnya melakukan PHK besar-besaran,” tambahnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya