Wakili Almarhumah Wisuda di Kampus PNUP, Ibu ini Meneteskan Air Mata Kenang Putrinya

13 October 2020 14:44
Wakili Almarhumah Wisuda di Kampus PNUP, Ibu ini Meneteskan Air Mata Kenang Putrinya

POSMAKASSAR.COM – Suasana haru menyelimuti wisuda kampus Politeknik Negeri Ujungpandang (PNUP). Pasalnya, salah satu wisudawatinya meninggal sebelum mengikuti wisuda.

Wisudawati yang bernama Rasida AT (22) terpaksa diwakili oleh orang tuanya lantaran meninggal dunia pada 25 September 2020 lalu karena penyakit jantung yang dideritanya.

Saat diatas mimbar untuk mengambil ijazah almarhumah anaknya, sang ibu Indo Anja’ meneteskan air matanya mengenang anaknya, suasana hening sempat terasa ditengah keramaian wisuda PNUP ini.

Betapa tidak, jika biasanya orang tua mendampingi anaknya selama prosesi wisuda, Indo Anja’ terpaksa hadir sendiri menerima penyematan gelar Ahli Madya Akutansi tanpa putri sulungnya itu. Hal tersebut lantaran Rasida telah berpulang kepangkuan Ilahi sejak 25 September 2020 lalu karena penyakit jantung yang di deritanya.

Tidak mau menyusahkan orang tua, semasa hidupnya Rasida yang dikenal hobi menari melanjutkan pendidikannya dan berkuliah di PNUP melalui jalur bidik misi dan mendapat beasiswa penuh selama tiga tahun.

“Pintar memang, waktunya tamat di SMK Sengkang juara umum, dari dulu ambil jurusan Akuntansi. Waktu selesai ujian, anak saya pulang kampung dan tiba tiba sakit kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat.” katanya sambil mengenang almarhumah putrinya itu, Minggu (11/10/2020) kemarin.

Tidak hanya diakui orang tua, Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Makassar, Prof. Muhammad Anshar juga turut memuji gadis kelahiran Sengkang itu. Menurutnya almarhumah adalah anak yang rajin dan cerdas.

“Almarhumah aktif kuliah, ia meninggal di kampungnya sesudah ikut ujian, kami yang mendengar kabar duka itu juga merasa heran karena tidak ada tanda tanda. Anaknya cerdas baik, sopan, akademinya baik dan karakternya baik. Anak dengan karakter yang seperti ini yang kami harapkan di PNUP” pungkasnya.

Lebih jauh kata Prof Anshar, pihaknya akan memberikan penghargaan bagi almarhumah. “Sementara kami akan pikirkan penghargaan apa yang akan kami berikan,” tambahnya.

Hingga akhir hayatnya, Rasida mempersembahkan gelar Ahli Madya Akutansi dengan Indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,76 kepada kedua orang tuanya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya